TVRINews, Aichi
Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi akan menghadapi pasangan Qatar Cherif Samba/Ahmed Janko pada final voli pantai putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Duel ini menjadi ujian berat bagi wakil Indonesia dalam upaya merebut medali emas.
Bintang/Sofyan melaju ke partai puncak setelah menyingkirkan pasangan Jepang, Kota Kurosawa/Taito Mizumachi, pada semifinal, Kamis, 1 Oktober 2026. Unggulan ketiga Indonesia itu menang dua set langsung dengan skor 21-19 dan 21-18.
Sementara, Cherif/Ahmed memastikan tiket final setelah mengalahkan pasangan Thailand, Parovid Taovato/Pithak Tipjan, dengan skor 23-21 dan 21-12.
Melihat hasil ini, Pelatih Voli Pantai Putra Indonesia Andi Ardiansyah menyadari tantangan besar yang menanti anak asuhnya. Cherif/Ahmed memiliki pengalaman di level tertinggi setelah meraih medali perunggu pada Olimpiade Tokyo 2020.
“Memang berat, mereka meraih perunggu Olimpiade 2020. Tidak gentar, gas terus,” kata Andi dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Kamis, 1 Oktober 2026.
Andi menilai Bintang/Sofyan sempat kesulitan membaca permainan pasangan Jepang pada set pertama. Namun, keduanya mampu melakukan penyesuaian dan tampil lebih baik pada set kedua.
“Set pertama agak kesulitan lawan Jepang. Set kedua dapat membaca permainan Jepang. Namun, blok-blok anak-anak berjalan dengan baik. Kunci kemenangan memang ada di blok,” ujar Andi.
Kemenangan atas Jepang sekaligus memperpanjang tren positif Bintang/Sofyan di fase gugur. Pada perempat final, mereka menyingkirkan pasangan China Song Jinyang/Wang Yanwei dengan skor 21-19 dan 21-18.
Sebelumnya, Bintang/Sofyan juga mengalahkan pasangan Oman Hood Al Jalaboubi/Mazin Al Hashimi pada babak 16 besar dengan skor 22-20 dan 21-18.
Kini, Bintang/Sofyan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk meraih medali emas. Namun, mereka harus melewati Cherif/Ahmed yang memiliki pengalaman tampil di ajang Olimpiade.










