
Ganda Putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
TVRINews, Bangkok
Ganda Putra Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil melangkah ke final BWF World Tour Finals untuk ketiga kalinya sepanjang perhelatan turnamen akhir tahun ini berlangsung.
Langkah tersebut dipastikan setelah pasangan yang berjuluk The Daddies ini mengalahkan Ong Yew Sin/Teo Ee Yi dari Malaysia dalam pertandingan semi final dengan skor akhir 21 yang berlangsung di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand, Sabtu (10/12/2022).
Sempat tertinggal pada gim pertama dengan skor 17-21, Ahsan/Hendra mampu membalikkan keadaan dalam dua gim, dengan skor akhir 21-13, 21-19. Keduanya pun mengucapkan syukur atas hasil yang sudah diraih dari pertandingan ini.
"Kita mengucap syukur alhamdulillah hari ini bisa menang. Pertandingan yang tidak mudah, lawan bermain bagus dari awal sampai akhir. Senang pastinya." kata Ahsan, Sabtu (10/12).
Baca Juga: Ketum PB WI Airlangga Hartarto Tutup Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022
"Kita senang bisa masuk final lagi. Di gim pertama kita kalah depannya ya dari mereka, di gim kedua dan ketiga kita coba balik lagi ke pola kita dengan memegang permainan depan dulu. Mereka juga tidak mudah mati, defense-nya kuat jadi harus lebih sabar saja," ujar Hendra menambahkan.
Menatap laga final, Ahsan/Hendra mengaku tidak memasangan target untuk turnamen kali ini. Kedunya hanya membuat mind set untuk bermain maksimal dan memberikan yang terbaik dalam setiap pertadingannya
"Kita hanya berusaha maksimal di setiap pertandingan, memberikan yang terbaik. Kemarin masuk World Tour Finals saja tidak menyangka apalagi ini bisa masuk final," ucap Ahsan.
"Di final sudah main saja maksimal. Pastinya mau juara di turnamen penutup ini, tahun ini kita belum juara padahal sudah ke final empat kali sebelum ini," tutur Hendra menimpal.
Sebagai informasi, ini merupakan final ketiga yang dilalui oleh The Daddies. Sebelum memasuki final tahun ini, Ahsan/Hendra sudah menyicipi partai final pada tahun 2019 dan 2020.
Keduanya sukses membawa Indonesia berada di podium tertinggi pada tahun 2019 di Guangzhou, Cina. Hasil baik didapat setelah mengalahkan wakil Jepang, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.
Baca Juga: Pelatih Taolu Beberkan Rahasia Kesuksesan Indonesia di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2022
Setahun kemudian di Nonthaburi, Thailand, Ahsan/Hendra kembali melangkah ke final. Namun, mereka harus mengakui keunggulan pasangan Cina Taipei Lee Yang/Wang Chi-lin.
Pada laga final, All Indonesian Finals sangat berpotensi untuk terjadi. Pasalnya, pasangan Indonesia lainnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga melaju ke babak semi final. Namun, mereka harus melewati perlawanan pasangan Cina Liu Yuchen/Ou Xuanyi.
Editor: Redaktur TVRINews
