
Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Timnas U-22 Indonesia telah melakoni dua laga uji coba internasional menghadapi Lebanon sebagai bagian dari persiapan Skuad Garuda Muda untuk mengikuti SEA Games 2023 Kamboja pada cabang olahraga sepakbola.
Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri memberikan pandangannya atas penampilan Rizky Ridho dan kawan-kawan yang diproyeksikan untuk SEA Games 2023 Kamboja, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 14 dan 16 April 2023 lalu.
Dalam pertandingan pertama, Indonesia harus mengakui keunggulan Lebanon dengan skor akhir 1-2. Skuad yang dipersiapkan untuk SEA Games 2023 Kamboja ini mampu membalas dengan kemenangan pada gim kedua melalui gol semata wayang dari Beckham Putra.
"Kalau saya mau jujur, lebih suka match pertama waktu kalah 1-2. Tapi secara hasil, kita menang, di sini banyak kesalahan-kesalahan yang kita lakukan dan itu tentu kalau kita head to head match 1 dan 2, harus lebih baik kedua," kata Indra, Senin, 17 April 2023.
Mengingat, waktu persiapan sudah tinggal 10 hari lagi, masih terdapat beberapa nama yang belum bisa bergabung, seperti Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, Ananda Raehan, dan Ramadhan Sananta.
Ia berharap bisa memilih 20 pemain yang tepat sesuai dengan harapan agar bisa mencapai target meraih medali emas. Meski dengan persiapan yang terbilang mepet dan minim uji coba, Indra menegaskan waktu tersebut terbilang cukup.
"Untuk masalah chemistry, kalau kualitas pemain bagus, chemistry akan cepat. Makanya kalau menurut saya, dari tanggal 19-29 April nanti, itu saya pikir cukup dengan syarat semua pemain sudah harus masuk dan gabung. Kalau tidak salah tadi ada laporan pemain Persija sudah di TC. Kita menunggu, Sananta dan Raehan dan tanggal 22 akan datang Arhan dan Marselino," ujar Indra.
Baca Juga: Transformasi Sepakbola Jelas, FIFA Berikan Sanksi Ringan Pasca Piala Dunia U-20 Batal
Dengan demikian, peraih medali perah SEA Games 2019 Filipina ini mengaku tidak terlalu khawatir dengan chemistry, karena pada umumnya pemain-pemain ini kan ada dua generasi yang bergabung.
Sementara terkait mental berarti, Indra berbicara karakter, kinerja para pemainnya, walaupun ini bulan Ramadan dalam keadaan puasa tetap berlatih dua kali sehari. Dengan semangat juang tinggi, ia menegaskan tidak khawatir akan hal itu, bahkan pada saat pertandingan yang menjadi sorotan tentang mental, tentu korelasi dengan fisik.
"Kalau menurut saya, kalau orang punya mental bagus, dalam keadaan lelah tapi karena mentalnya bagus, pantang menyerah tidak mau kalah, muncul namanya second win," ucap Indra.
Selain itu, Indra juga membangun fisik yang siap untuk menghadapi turnamen yang berbeda dengan kompetisi yang seminggu sekali, jadi pemain betul-betul secara fisik. Selain itu, penentuan pemain juga ditentukan dari hasil psikotes, tes iq, tes tentang otot, dan lain sebagainya.
"Karena kalau ototnya gak kuat terus kita bawa nanti dua kali main udah hamstring, kita kehilangan satu pemain. Jadi doakan saja, kita akan se detail mungkin untuk menentukan siapa 20 pemain terbaik itu," tutur Indra.
Sebagai informasi, Timnas U-22 Indonesia tergabung dalam grup A SEA Games 2023 Kamboja cabang olahraga sepakbola. Skuad Garuda Muda tergabung dalam grup A bersama tuan rumah Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste.
Editor: Redaktur TVRINews
