
Transformasi Sepakbola Jelas, FIFA Berikan Sanksi Ringan Pasca Piala Dunia U-20 Batal
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Prancis
Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) memutuskan untuk memberikan sanksi ringan kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) setelah status tuan rumah Piala Dunia U-20 dicabut beberapa waktu lalu.
Melalui keterangan resminya, Presiden FIFA Gianni Infantino telah bertemu dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Paris untuk mendiskusikan langkah-langkah transformasi sepakbola Indonesia sebagai lanjutan dari pertemuan mereka di Qatar pekan lalu.
Dengan demikian, FIFA memberikan sanksi berupa administrasi yang masih bersifat sementara dengan memberikan rekomendasi pembatasan dana FIFA Forward hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"Administrasi FIFA akan secara menyeluruh mengkaji rencana strategis yang telah dipresentasikan hari ini sebelum mengangkat sanksi tersebut," tulis FIFA dalam keterangan resmi yang diterima tvrinews.com, Kamis, 6 April 2023.
Kemudian dalam kesempatannya, Erick Thohir mempresentasikan draft pertama rencana strategis bagi sepakbola Indonesia, yang mencakup semua area berbeda yang diidentifikasi memerlukan pengembangan, mulai dari akar rumput hingga level profesional kepada FIFA.
Dirinya mendatangi FIFA sesuai dengan arahan dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan negosiasi sekaligus mempresentasikan kepada FIFA blueprint transformasi sepakbola Indonesia.
Saat bertemu Gianni Infantino, Presiden FIFA, Erick juga menjabarkan komitmen pemerintah Indonesia dalam merenovasi 22 stadium yang dapat dipakai untuk kegiatan tim nasional dan liga.
"Setelah saya menyampaikan pesan Presiden Jokowi, dan menjelaskan cetak biru sepakbola kita, FIFA hanya memberikan sanksi administrasi berupa pembekuan dana FIFA Forward untuk keperluan operasional PSSI. Hal itu akan direview kembali setelah FIFA mempelajari strategi besar pengembangan sepak bola Indonesia," kata Erick.
Bagi Erick sanksi administrasi yang diberikan FIFA di satu sisi merupakan sebuah pembelajaran dan berkah bagi sepakbola Indonesia yang saat ini terus berbenah menuju perbaikan di semua sektor.
"Saya sudah berusaha maksimal saat bertemu dengan FIFA. Dengan sanksi ini, kita masih terus melanjutkan program transformasi sepakbola bersama FIFA. Dengan sanksi ini, kita tidak dikasih kartu merah, tapi kartu kuning sehingga kita bisa bermain dan berkompetisi di SEA Games pada akhir bulan ini," tutur Erick.
Dapat dipastikan, Indonesia terhindar dari sanksi berat setelah FIFA membatalkan perhelatan Piala Dunia U-20 di Tanah Air.
Editor: Redaktur TVRINews
