TVRINews, Pontianak
Tim Bulutangkis Indonesia meraih tiga gelar juara pada Indonesia International Challenge 2026 yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat.
Tiga gelar tersebut diraih melalui sektor ganda putra, ganda campuran, dan tunggal putra. Hasil tersebut mendapat apresiasi dari Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian yang menilai para pemain Indonesia mampu memanfaatkan kesempatan dengan baik.
“Kita patut bersyukur Indonesia bisa meraih tiga gelar juara di turnamen ini. Hasil ini menunjukkan bahwa para pemain kita mampu tampil kompetitif dan memanfaatkan kesempatan yang ada dengan baik,” ujar Eng Hian dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Senin, 31 Agustus 2026.
Gelar pertama Indonesia datang dari sektor ganda putra. Wahyu Agung Prasetyo/Pulung Ramadhan yang berstatus unggulan ketujuh berhasil mengalahkan sesama wakil Tanah Air, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo dengan skor 22-20, 21-15.
Pada sektor ganda campuran, Dejan Ferdinansyah/Apriyani Rahayu juga berhasil menjadi juara setelah melalui pertandingan ketat menghadapi pasangan Taiwan, Sheng-Ming Lin/Liang Ching Sun. Mereka menang dalam tiga gim dengan skor 19-21, 27-25, 21-19.
Gelar ketiga diraih Richie Duta Richardo dari sektor tunggal putra. Pemain unggulan kedua tersebut mengalahkan wakil India, Ginpaul Sonna yang menjadi unggulan ketujuh, dengan skor 24-22, 21-19.
Eng Hian menilai tiga gelar tersebut menjadi modal positif bagi para pemain Indonesia untuk menghadapi turnamen berikutnya.
“Tentunya ini menjadi modal positif untuk menghadapi turnamen berikutnya,” kata Eng Hian.
Setelah Indonesia International Challenge 2026, para pemain Indonesia akan kembali menghadapi persaingan pada Indonesia Masters 2026 level Super 100.
Eng Hian berharap para pemain dapat menjaga konsistensi permainan sekaligus kembali meraih hasil maksimal di hadapan publik Pontianak.
“Harapannya, di Indonesia Masters 2026 level Super 100, para pemain Indonesia bisa kembali menunjukkan performa terbaik, bermain lebih konsisten, dan tentunya meraih hasil yang maksimal di hadapan dukungan masyarakat Pontianak,” ucap Eng Hian.









