TVRINews, Bandung
Puluhan ribu Bobotoh memadati kawasan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu, 23 Mei 2026, untuk memberikan dukungan langsung kepada Persib Bandung dalam laga pamungkas Super League 2025/26 kontra Persijap Jepara.
Atmosfer di sekitar stadion sudah terasa meriah sejak beberapa jam sebelum pertandingan dimulai. Kick off laga ini dimulai 16.00 WIB. Ribuan suporter datang dari berbagai daerah untuk menyaksikan langsung peluang Persib mengunci gelar juara ketiga secara beruntun.
Bahkan dari antara mereka telah rela datang dari luar Jawa Barat, mengantre dari Gerbang Tol Cipularang, hingga hujan-hujanan demi mendukung tim besutan Bojan Hodak ini.
Saat ini Persib memimpin klasemen dengan raihan 78 poin, unggul dua angka dari Borneo FC Samarinda. Sehingga, kemenangan menjadi harga mati bagi Maung Bandung untuk memastikan trofi tetap berada di Kota Kembang.
Salah seorang Bobotoh asal Bandung, Indah, mengaku antusiasme suporter kali ini terasa berbeda dibanding musim-musim sebelumnya.
"Antusias banget ya Bobotoh menyaksikan, menjemput Persib buat juara. Banyak banget, bukan dari Bandung, dari luar Bandung juga banyak banget sayangnya Bobotoh pengen menyaksikan langsung bagaimana Persib mau jadi juara,” ujar Indah kepada tvrinews.com di GBLA, Sabtu, 23 Mei 2026.
Perempuan asal kawasan Mohammad Toha, Bandung, itu mengaku terharu melihat Persib berada di ambang sejarah baru.
“Senang banget kalau misalkan ini mau jadi yang ketiga, hattrick ya. Seneng banget pasti. Ada seneng, ada sedih-sedihnya tuh... sedih bahagia gitu,” kata Indah.
Indah yang sudah mendukung Persib sejak SMA menyebut suasana musim ini menjadi salah satu momen paling berkesan sebagai Bobotoh.
“Soalnya suasananya beda dari biasanya,” ucap Indah.
Di tengah euforia suporter yang membludak, Bobotoh juga diingatkan untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan tim seperti menyalakan flare, petasan, maupun turun ke lapangan.
Sementara itu, Persib dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh setelah Marc Klok absen akibat akumulasi kartu kuning serta Layvin Kurzawa yang masih mengalami cedera.










