
Timnas Denmark (Foto: FIFA)
Penulis: Fityan
TVRINews-Copenhagen
Skuad asuhan Brian Riemer fokus hadapi Makedonia Utara demi tiket Piala Dunia 2026.
Kekecewaan mendalam yang menyelimuti tim nasional Denmark usai kegagalan dramatis di babak kualifikasi langsung kini mulai berganti dengan gelombang optimisme.
Skuad berjuluk Tim Dinamit tersebut tengah bersiap menatap babak play-off UEFA untuk mengamankan tempat di putaran final Piala Dunia 2026.
Dua bulan setelah malam kelam di Glasgow, di mana Skotlandia memastikan kualifikasi lewat gol di menit-menit akhir, Denmark telah melakukan evaluasi besar.
Kekalahan tersebut sempat memicu kritik tajam, terutama setelah Denmark kehilangan posisi puncak Grup C akibat hasil imbang melawan Belarusia dan kekalahan telak di Hampden Park.
Meski demikian, pelatih kepala Denmark, Brian Riemer, memilih untuk tetap tenang dalam menghadapi tekanan publik. Ia menegaskan bahwa peluang timnya masih terbuka lebar.
"Saya tidak akan menyebutnya sebagai sebuah 'fiasco' (kegagalan total)," tegas Riemer menanggapi hasil di babak grup.
"Kami memiliki kesempatan lain untuk lolos melalui play-off pada bulan Maret. Mari kita tunggu sebelum memberikan penilaian akhir."
Ujian Pertama: Makedonia Utara
Langkah pertama Denmark dalam jalur play-off ini adalah menghadapi Makedonia Utara di babak semifinal. Jika berhasil menang, mereka akan bertemu pemenang antara Republik Ceko atau Republik Irlandia di babak final penentuan.
pelatih kepala Denmark, Brian Riemer/Kiri (Foto: FIFA)
Riemer, yang sebelumnya melatih klub Belgia Anderlecht, mengklaim bahwa atmosfer di dalam kamp latihan telah berubah menjadi lebih positif.
"Awan gelap yang menyelimuti kami setelah pertandingan melawan Skotlandia telah terangkat. Sekarang kami memiliki peluang untuk menyegel tempat di Piala Dunia. Itulah target jelas kami dan kami berharap dapat mencapainya," ujar pelatih berusia 47 tahun tersebut.
Terkait kekuatan lawan, Riemer mengaku telah melakukan analisis mendalam terhadap Makedonia Utara yang dikenal sebagai tim yang mengandalkan semangat juang tinggi.
Namun, ia juga tetap mewaspadai potensi lawan di final, khususnya Republik Irlandia yang baru saja mengalahkan Portugal, serta Republik Ceko yang memiliki sejarah sepak bola yang kuat.
Kombinasi Pemain Bintang dan Talenta Muda
Keyakinan Denmark didukung oleh kedalaman skuad yang mumpuni. Riemer memiliki komposisi pemain yang seimbang antara pengalaman dan bakat muda yang sedang bersinar.
Victor Froholdt, talenta muda yang tengah menjadi anadalan timnas Denmark (Foto: FIFA)
Dua nama yang menjadi sorotan adalah Rasmus Hojlund, yang baru saja menemukan kembali ketajamannya sejak dipinjamkan ke Napoli, serta Victor Froholdt, talenta muda yang tengah menjadi perbincangan hangat di Eropa.
Froholdt, yang pindah ke Porto dengan nilai transfer fantastis melebihi €20 juta, baru saja dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Denmark tahun 2025. Di usianya yang baru 19 tahun, ia diprediksi akan menjadi motor serangan utama Denmark dalam laga krusial Maret mendatang.
Misi Kembali ke Meksiko
Jika berhasil melewati hadangan di play-off, Denmark akan masuk ke Grup A Piala Dunia 2026 bersama tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, dan Korea Selatan.
Bagi Denmark, Meksiko memiliki nilai historis karena merupakan tempat dimulainya perjalanan Piala Dunia pertama mereka pada tahun 1986.
"Ini adalah grup yang menarik dan akan menguji kami, tetapi pertama-tama, kami harus sampai di sana terlebih dahulu," pungkas Riemer. "Detail kecil akan menjadi pembeda, namun untuk saat ini kami sepenuhnya fokus pada Makedonia Utara."
Pertandingan semifinal play-off dijadwalkan akan berlangsung pada 26 Maret di Copenhagen, yang diharapkan menjadi titik balik kebangkitan sepak bola Denmark di panggung dunia.
Baca juga: Piala Dunia 2026, J.League Ubah Jadwal dan Terapkan Rencana Inovatif
Editor: Redaktur TVRINews

pelatih kepala Denmark, Brian Riemer/Kiri (Foto: FIFA)
Victor Froholdt, talenta muda yang tengah menjadi anadalan timnas Denmark (Foto: FIFA)