TVRINews, Jakarta
Olahraga padel di Indonesia terus berkembang seiring bertambahnya lapangan, klub, dan komunitas pemain di berbagai daerah.
Kondisi tersebut menjadi modal bagi Indonesia Padel League (IPL) untuk membangun kompetisi profesional sekaligus mendorong padel menjadi bagian dari industri olahraga nasional.
CEO Padel Indonesia selaku operator Indonesia Padel League Andri Paranoan mengatakan perkembangan padel tidak hanya terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Lapangan padel juga mulai bermunculan di sejumlah daerah di luar Pulau Jawa, diikuti dengan pertumbuhan klub dan komunitas pemain.
Hal itu disampaikan Andri dalam sesi Global Leadership Forum bertajuk "Ekosistem Kompetisi Olahraga Nasional" pada Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Minggu, 13 September 2026.
"Kami melihat ada satu peluang yang harus ditangkap, yaitu bagaimana padel ini bisa menjadi industri," ujar Andri kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Minggu, 13 September 2026.
Menurutnya, perkembangan tersebut mendorong IPL menyiapkan kompetisi profesional pertamanya pada 2026. Kompetisi dirancang berlangsung selama empat bulan dengan total 18 pekan pertandingan.
Sebanyak 10 klub akan ambil bagian setelah melalui proses kurasi. Dari 17 klub yang sebelumnya menyatakan minat, hanya 10 klub yang dinilai siap mengikuti sistem kompetisi. Sejumlah klub lainnya kemudian bergabung atau melakukan merger.
Sepuluh klub tersebut yakni Exodia Jakarta, Onyx Padel Jakarta, Rossiade Padel Club Banten, AAS Padel Team dari Sulawesi Selatan, Aubrey Padel Indonesia dari Kalimantan Timur, ASC Padel Jakarta, Belio Midnight Borneo Jakarta, Dewa United Padel Banten, Yasika Padel Club, dan Black Steel Padel.
Kompetisi IPL 2026 akan digelar di lima kota. Selain membangun sistem pertandingan, penyelenggara juga menyiapkan pengembangan dari sisi bisnis, basis penggemar, serta media digital.
"Empat pilar yang kami bangun mulai dari sport, bisnis, kultur klub, dan media digital," kata Andri.
Andri berharap kompetisi profesional tersebut dapat menjadi langkah awal bagi perkembangan padel Indonesia sehingga mampu tumbuh sebagai industri olahraga yang lebih besar.










