TVRINews – London, Inggris
Kemenangan Pertama Sejak 2018, Tottenham Kunci Tiga Poin Penting Usai Dominasi Laga Derbi London.
Tottenham Hotspur sukses mengakhiri rekor buruk di markas rival London Barat mereka setelah menundukkan Chelsea 2-0 dalam lanjutan Liga Premier di Stamford Bridge, Sabtu, 24 Oktober 2026. Kemenangan ini menjadi hasil positif kedua bagi Tottenham di markas Chelsea sepanjang era Liga Premier.
Skuad asuhan Roberto De Zerbi bertandang dengan rekor kelam, hanya mencatatkan satu kemenangan dalam 41 kunjungan terakhir ke Stamford Bridge. Namun, tim tamu tampil mendominasi dan membalikkan statistik tersebut atas anak-asuh Xabi Alonso yang harus bermain dengan 10 orang di akhir laga.
Tottenham memecahkan kebuntuan pada menit ke-77 lewat gol bunuh diri penjaga gawang pengganti Chelsea, Mike Penders. Bermula dari sepak pojok Mateus Fernandes, kepungan Jan Paul van Hecke membuat tinjuan Penders justru mengarah masuk ke dalam gawangnya sendiri.
Situasi tuan rumah makin memburuk tiga menit berselang setelah Cole Palmer diganjar kartu kuning kedua oleh wasit Chris Kavanagh akibat pelanggaran keras terhadap Conor Gallagher. Sebelumnya, Palmer telah menerima kartu kuning pertama usai terlibat insiden dorongan dengan Fernandes.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Tottenham untuk mengunci kemenangan.
Berawal dari skema serangan balik di area pertahanan sendiri, Mathys Tel menggiring bola melewati Maxence Lacroix sebelum melepaskan tembakan terukur ke sudut bawah gawang yang memastikan tiga poin penuh bagi tim tamu.
Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Tottenham di Stamford Bridge sejak 2018.
Sebelum laga bergulir, Chelsea memegang rekor dominan dengan memenangi 10 dari 12 pertemuan terakhir kedua klub. Pada pertandingan ini, Alonso tidak dapat menurunkan João Pedro serta mengandalkan Penders di bawah mistar untuk menggantikan Emiliano Martínez.
Tottenham juga tampil tanpa beberapa pemain pilar, tetapi De Zerbi menduetkan Sandro Tonali dan Fernandes di lini tengah sejak awal laga. Duet tersebut berhasil mengendalikan tempo permainan pada fase awal babak pertama.
Chelsea sempat mengancam lebih dahulu melalui tembakan spekulasi Palmer usai merebut bola dari Fernandes di area korner, namun kiper Tottenham, Antonín Kinsky, mampu mentepis bola.
Tottenham membalas melalui peluang Omar Marmoush yang memanfaatkan umpan balik Andrew Robertson dan Tel, tetapi tembakannya tepat mengarah ke pelukan Penders.
Kinsky kembali menjadi penyelamat Tottenham sebelum jeda usai mengamankan sepakan Jordan Henderson dan bola muntah dari Pedro Neto. Memasuki babak kedua, tempo serangan Tottenham sempat menurun akibat cederanya James Maddison pada menit ke-49.
Ketegangan antar pemain memuncak pada pertengahan babak kedua. Insiden yang melibatkan Fernandes, Palmer, Micky van De Ven, hingga De Zerbi berbuah kartu kuning untuk para pihak yang terlibat, sebelum aksi individu Tel pada penghujung laga menyegel kemenangan bersejarah bagi Tottenham Hotspur.










