TVRINews, Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir menargetkan kontingen Indonesia mampu meraih empat medali emas pada ajang Asian Games.
Erick mengatakan, target tersebut telah disusun berdasarkan hasil pemantauan dan diskusi bersama Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari serta Chief de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu.
"Dari hasil pantauan, diskusi dengan Ketua KOI dan Chief de Mission, ya tentu kita ingin mendapatkan emas sebanyak-banyaknya. Nah, realitas kalau melihat kondisi hari ini, ya kita 4 emas itu menjadi target hari ini," ujar Erick kepada wartawan termasuk tvrinews.com usai pengukuhan Kontingen Indonesia, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Erick menyebut sejumlah cabang olahraga yang berpeluang menjadi penyumbang medali emas bagi Indonesia, di antaranya bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi.
Ia menambahkan, penetapan target tersebut turut mendorong perubahan formula pembinaan atlet melalui pemusatan latihan nasional atau pelatnas
"Nah, inilah kenapa formula daripada pelatnas ini sekarang dirubah. Harus ada spesifik daripada target ya, dan termasuk atletnya," katanya.
Pelatnas diarahkan menggunakan sistem multi-years dan dilengkapi dengan indeks prestasi. Selain itu, pelatnas dibedakan berdasarkan target untuk Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games.
"Kita sekarang sudah ada pelatnas yang namanya Olimpiade, Asian Games, SEA Games, tidak lagi hanya dalam satu payung saja pelatnas," terangnya.
Kemudian, Erick menyebut perubahan pola pembinaan tersebut diharapkan mampu meningkatkan prestasi Indonesia di ajang olahraga internasional.
Lebih lanjut, ia juga menyebut Indonesia akan memfokuskan pembinaan pada 21 cabang olahraga unggulan. Sebanyak 20 di antaranya merupakan cabang olahraga Olimpiade, sementara pencak silat menjadi cabang tambahan yang didorong sebagai olahraga sekaligus bagian dari identitas budaya Indonesia.
Erick menambahkan, pemerintah juga akan lebih mendorong cabang olahraga perorangan yang dinilai memiliki peluang besar dalam mendulang medali.
"Bukan berarti beregu dinomorduakan, tapi realita hari ini cabor-cabor perorangan yang mendulang medali," ucapnya.
Pada Asian Games sebelumnya di Hangzhou, China, Indonesia meraih tujuh medali emas. Namun, Erick menyebut terdapat sejumlah nomor yang tidak lagi dipertandingkan pada Asian Games kali ini, sehingga target empat emas dinilai lebih realistis.
Erick berharap seluruh stakeholder olahraga dapat bekerja sama untuk meningkatkan prestasi Indonesia sekaligus mengejar ketertinggalan dari sejumlah negara Asia Tenggara.
"Yang kita harapkan menjadi momentum bagaimana untuk Asian Games ini kita bisa kembali lebih baik, baik, lebih baik lagi," tuturnya.










