TVRINews, Jakarta
Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya sampai saat ini masih terus mengkaji terkait perizinan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan kedua Super League 2026/2027 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan pada Sabtu, 12 September 2026 mendatang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan jika sampai saat ini proses pembahasan izin masih berlangsung dan belum ada keputusan final.
“Dalam proses pembahasan,” ujar Budi pada Selasa, 8 September 2026.
Lebih lanjut, ia menuturkan jika pertandingan yang mempertemukan dua tim rival dalam satu laga tersebut sangat dinantikan pada musim ini. Meski demikian, penyelenggara masih harus menunggu terbitnya izin resmi dari kepolisian wilayah.
Dikesempatan berbeda, Ketua Panitia Pelaksana Persija, Albin Laurent, memastikan seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan telah dipersiapkan. Kendati demikian, ia menilai jika laga baru dapat digelar setelah surat izin dari Polda Metro Jaya diterbitkan.
“Secara kepanpelan kami siap melaksanakan di Jakarta. Tapi kami harus menunggu surat izin kepolisian dari Polda Metro Jaya,” kata Albin.
Ia menambahkan, hingga awal pekan ini Polda Metro Jaya masih menggelar rapat untuk menentukan keputusan terkait izin pertandingan yang akan berlangsung pada 12 September mendatang.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (I.League), Ferry Paulus, menyebut pertandingan Persija kontra Persib telah memperoleh izin dari kepolisian. Namun, Albin menjelaskan izin tersebut baru sebatas izin prinsip dari Mabes Polri.
Menurutnya, keputusan akhir tetap berada di tangan Polda Metro Jaya sebagai otoritas yang menerbitkan izin penyelenggaraan di wilayah Jakarta.
Persija dan Persib sendiri terakhir kali bertemu di Jakarta pada 2019. Karena itu, panitia berharap duel bertajuk El Clasico Indonesia tersebut dapat kembali digelar di SUGBK setelah beberapa tahun absen di ibu kota.










