TVRINews- Old Trafford, Inggris
Sempat unggul dua gol, Manchester United harus akui keunggulan Brighton lewat aksi comeback gemilang di Old Trafford.
Manchester United kembali menelan pil pahit setelah tersingkir secara dramatis dari ajang Carabao Cup akibat kekalahan 2-3 dari Brighton & Hove Albion di Stadion Old Trafford Rabu malam 16 september 2026. Sempat memimpin dua gol lebih dulu melalui penampilan impresif Shea Lacey dan Mason Mount, skuad asuhan Michael Carrick justru kehilangan kendali di babak kedua.
Hasil minor ini memperpanjang catatan negatif Setan Merah yang sebelumnya baru saja takluk dalam derby ke-199 melawan Manchester City. Publik Old Trafford bahkan harus menyaksikan rekor keunggulan kandang selama 50 tahun runtuh, di mana kali terakhir United membuang keunggulan dua gol di kandang sendiri pada ajang domestik terjadi saat takluk 2-3 dari Tottenham Hotspur pada September 1976.
Pertandingan sejatinya berjalan sesuai rencana bagi tuan rumah pada awal laga. Memanfaatkan kerja sama apik di lini depan, debut penuh Shea Lacey langsung berbuah manis pada menit kedelapan. Pemuda berusia 19 tahun tersebut sukses melepaskan tembakan akurat yang tak mampu dijangkau kiper Brighton, Jason Steele, menyusul umpan matang dari Youri Tielemans.
Hanya berselang dua menit kemudian, pendukung tuan kembali bergemuruh. Pergerakan cepat Marcus Rashford di sisi kiri pertahanan lawan memaksa Steele melakukan blok tidak sempurna, yang langsung disambar Mason Mount untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat sepakan keras yang menghujam jala gawang.
Namun, kebangkitan tim tamu mulai terlihat menjelang akhir babak pertama. Umpan terukur Jaouen Hadjam sukses dimanfaatkan oleh Charalampos Kostoulas untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 melalui celah di antara kaki penjaga gawang Karl Darlow.
Memasuki paruh kedua, intensitas permainan Brighton meningkat drastis. Pascal Gross berhasil menyamakan kedudukan lewat tendangan terarah setelah memanfaatkan kemelut di lini pertahanan United. Petaka bagi tuan rumah akhirnya benar-benar terjadi pada menit ke-69, ketika Maxim De Cuyper mencetak gol penentu kemenangan memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti.

(Maxim De Cuyper (29) usai mencetak gol penentu kemenangan Brighton. [Foto: Allstar Picture Library Ltd/Nigel French])
Michael Carrick, yang berupaya menyelamatkan hasil akhir dengan memasukkan Bruno Fernandes dan Matheus Cunha dari bangku cadangan, gagal mendongkrak performa lini serang timnya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 untuk keunggulan Brighton tetap bertahan, sekaligus mengakhiri langkah Manchester United di turnamen domestik ini.
"Pertandingan ini menunjukkan banyak hal yang harus segera kami evaluasi secara mendalam," ujar Michael Carrick seusai pertandingan menanggapi tekanan besar yang kini mengarah kepada posisinya
Tekanan kini kian menumpuk di pundak sang manajer, yang dituntut segera membawa timnya bangkit saat menghadapi Fulham di Liga Premier akhir pekan nanti guna memperbaiki awal musim yang kurang memuaskan.










