TVRINews, Aichi
Tiga dari empat tunggal putra Indonesia yang akan tampil pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berstatus debutan. Mereka adalah Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Muhamad Yusuf.
Alwi dan Ubaidillah atau Ubed mengaku bersyukur mendapat kesempatan mewakili Indonesia pada ajang olahraga terbesar di Asia tersebut. Keduanya juga membawa modal positif setelah tampil pada SEA Games.
“Pastinya kami bersyukur dan senang juga bisa mewakili Indonesia di Asian Games. Kami ingin memaksimalkan kesempatan yang ada,” kata Alwi dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Kamis, 17 September 2026.
Menurutnya, pengalaman tampil pada SEA Games menjadi bekal penting sebelum menghadapi persaingan di Asian Games yang memiliki level lebih tinggi.
“Ini Asian Games pertama dan dengan hasil kemarin di SEA Games untuk saya dan Ubed cukup meyakinkan, jadi ada modal bagus untuk ke multievent yang levelnya lebih tinggi,” ujar Alwi.
Ubed menambahkan, persiapan individu dan tim berjalan lancar. Ia memastikan tim bulutangkis Indonesia siap menghadapi pertandingan yang akan dimulai pekan depan.
“Persiapan individunya sejauh ini alhamdulillah cukup lancar. Persiapan bersama tim juga berjalan dengan baik. Kami siap untuk bertanding di minggu depan,” ucap Ubed.
Meski baru pertama kali tampil di Asian Games, Alwi dan Ubed telah memiliki pengalaman memperkuat Indonesia pada sejumlah ajang internasional, seperti SEA Games, Piala Sudirman, dan Piala Thomas.
Sementara, Asian Games 2026 menjadi pengalaman pertama Yusuf tampil pada turnamen besar. Ia mengaku sempat merasa gugup, tetapi dukungan para pemain senior membantunya meningkatkan kepercayaan diri.
“Pastinya awal-awal ada groginya, tetapi dari senior terus mengingatkan buat lebih menikmati saja,” tutur Yusuf.
Para senior juga meminta Yusuf memperlakukan Asian Games seperti turnamen individu pada umumnya, dengan tetap menjaga fokus dan ketenangan.
“Mereka selalu berpesan untuk menganggap ini seperti turnamen individu saja. Tetap fokus, semangat, dan lebih tenang,” kata Yusuf.
Pada hari terakhir pemusatan latihan di Tokyo, ketiga pemain tersebut mendapat kesempatan berlatih bersama legenda bulutangkis Jepang, Kento Momota. Momota hadir sebagai mentor sekaligus sparring partner.
Alwi mengaku senang dan menganggap kesempatan tersebut sebagai pengalaman yang tidak terlupakan.
“Kami tahu Kento Momota sesuperior apa dulu, jadi bisa bermain bareng hari ini pastinya senang dan sebuah kehormatan. Pengalaman yang tidak bisa dilupakan,” ujar Alwi.
Ubed juga mendapat masukan langsung dari Momota mengenai permainan di lapangan.
“Senang bisa berbagi lapangan dengan dia. Tadi juga Momota sempat memberikan evaluasi dan masukan tentang cara main ke saya,” ucap Ubed.
Tim bulutangkis Indonesia telah menyelesaikan rangkaian pemusatan latihan di Tokyo. Rombongan dijadwalkan bertolak ke Nagoya pada Kamis, 17 September 2026 pagi untuk memasuki perkampungan atlet.
Cabang olahraga bulutangkis Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 20-24 September untuk nomor beregu dan 25-29 September untuk nomor perorangan. Seluruh pertandingan digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, Jepang.










