TVRINews, Jakarta
Pelatih Ganda Putra Indonesia Antonius Budi Ariantho memastikan pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin diproyeksikan untuk jangka panjang hingga Olimpiade usai sukses merebut gelar juara di Thailand Open 2026.
Keberhasilan menjuarai turnamen level BWF World Tour Super 500 itu menjadi pembuktian awal dari keputusan tim pelatih yang kembali memasangkan Leo dan Daniel setelah sempat dipisahkan pada 2024.
Antonius mengungkapkan, keputusan memasangkan kembali Leo dan Daniel diambil setelah melakukan evaluasi dari sejumlah kombinasi pasangan yang sempat dicoba.
“Dari beberapa komposisi yang ada, saya melihat Leo lebih cocok dengan Daniel. Mereka juga dulu pernah berpasangan cukup lama dan hasilnya pernah juara. Chemistry-nya lebih cepat terbentuk,” ujar Antonius ketika ditemui wartawan termasuk tvrinews.com di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.
Sebelumnya, sektor ganda putra sempat mencoba beberapa kombinasi seperti Daniel dengan Muhammad Shohibul Fikri, hingga Leo bersama Bagas Maulana.
Namun setelah melalui pemantauan intensif, Antonius menilai Leo dan Daniel merupakan kombinasi paling ideal.
Ia menegaskan keputusan tersebut murni diambil oleh tim pelatih demi kepentingan prestasi jangka panjang.
“Saya yang harus memutuskan. Kami harus mencari pasangan terbaik untuk ke depan,” kata Antonius.
Keputusan itu langsung terbayar manis. Pada turnamen comeback mereka di Thailand Open 2026, Leo/Daniel sukses tampil impresif dan merebut gelar juara.
Bagi Antonius, pencapaian tersebut sangat penting untuk membangun kembali kepercayaan diri keduanya, terutama Daniel yang baru kembali bertanding setelah absen hampir setahun akibat cedera yang dialami saat Piala Sudirman 2025.
“Daniel lama tidak main hampir satu tahun, tapi bisa tampil seperti itu tentu luar biasa. Ini sangat bagus untuk menambah kepercayaan dirinya,” ucap Antonius.
Meski demikian, ia menegaskan kondisi fisik Daniel tetap akan menjadi perhatian utama tim pelatih.
“Saya tetap akan konsen pada kondisi kakinya yang pernah cedera. Itu harus terus dicek,” tutur Antonius.
Ia juga melihat adanya perkembangan signifikan dari Leo dan Daniel dibandingkan saat pertama kali dipasangkan.
Menurutnya, keduanya kini tampil lebih dewasa, terutama dalam aspek komunikasi baik di dalam maupun luar lapangan.
“Saat ini komunikasi mereka semakin baik. Mereka juga semakin dewasa, dan itu sangat membantu,” kata Antonius.
Lebih jauh, Antonius memastikan Leo/Daniel telah disiapkan sebagai pasangan menuju Olimpiade.
“Kalau saya lihat, Leo/Daniel harusnya sampai Olimpiade. Memang disiapkan buat Olimpiade. Waktunya juga sudah tidak memungkinkan untuk bongkar pasang lagi karena tahun depan poin-poin Olimpiade mulai berjalan,” ucap Antonius.
Dengan demikian, Leo/Daniel kini masuk dalam tiga pasangan utama yang diproyeksikan menjadi tulang punggung ganda putra Indonesia bersama Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Joaquin.
Sementara untuk pemain lain seperti Rahmat Hidayat, Rian Ardianto, Bagas Maulana, serta Putra, Antonius menyebut evaluasi masih terus dilakukan.
“Kami akan kasih kesempatan bertanding lalu evaluasi lagi. Begitu juga pasangan lain seperti Devin/Fathir, kami harap terus berkembang,” tutur Antonius.










