TVRINews, Jakarta
Peningkatan sarana dan prasarana olahraga menjadi salah satu langkah strategis Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir dalam memasuki satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Erick, pembinaan atlet tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan fasilitas yang memadai. Sejak awal menjabat, ia langsung melakukan evaluasi terhadap aset-aset milik Kemenpora untuk memastikan seluruhnya berfungsi dengan baik dan efektif.
Salah satu lokasi yang dikunjungi Erick adalah Pusat Pelatihan Nasional di Cibubur, Jakarta Timur. Sehari setelah serah terima jabatan, ia langsung meninjau pusat pelatihan tersebut untuk melihat aktivitas para atlet muda yang tengah menjalani pemusatan latihan nasional.
“Kalian harus punya mimpi untuk jadi juara. Kalian ini dipersiapkan untuk jangka panjang, Olimpiade 2032–2036. Jadi harus benar-benar siap,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Rabu, 22 Oktober 2025.
Selain Cibubur, Erick juga meninjau Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ia menegaskan kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap aset-aset olahraga yang berada di bawah pengelolaan Kemenpora.
“Setelah kemarin kami datang ke pusat pelatihan atlet Cibubur, hari ini kami mengunjungi P3SON Hambalang untuk mengevaluasi aset-aset yang ada di Kemenpora, sehingga bisa digunakan secara efektif ke depannya,” kata Erick.
Langkah evaluasi ini, menurutnya, penting untuk memastikan fasilitas olahraga nasional tidak hanya menjadi aset fisik, tetapi juga menjadi pusat pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
Erick berharap upaya perbaikan sarana olahraga dapat memperkuat ekosistem pembinaan atlet nasional sekaligus mempercepat lahirnya atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.










