
Ilustrasi jersei Atlanta United sambut Piala Dunia 2026. (TVRI/Grafis Muhamad Yusuf)
Writer: Muhammad Ridwan
TVRINews - Atlanta, Ameriks Serikat
Atlanta berada di ambang kembali menjadi pusat perhatian dunia, dengan delapan pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Mercedes-Benz Stadium.
Atlanta sedang bersiap menjadi sorotan dunia lagi. Kota ini bukan hanya rumah bagi bandara tersibuk di muka bumi atau pencipta merek-merek ikonik global, tetapi juga pusat dari momen olahraga yang tak terlupakan.
Musim panas ini, delapan pertandingan Piala Dunia 2026 akan digelar di Mercedes-Benz Stadium. Kondisi tersebut yang membawa mata dunia kembali ke jantung Atlanta.
"Spirit of '96" adalah tema yang diusung jersei baru Atlanta United untuk musim 2026, sebagai penghormatan kepada peringatan 30 tahun Atlanta menjadi tuan rumah Olimpiade Centennial. Seragam ini sama berkesannya dengan momen-momen yang menginspirasinya.
Jersei ini menjadi jembatan antara sejarah olahraga kota dan aspirasi global klub. Selain itu juga menegaskan identitas Atlanta United sebagai klub yang menghibur, menginspirasi, dan menyatukan penggemarnya.
“‘Spirit of ’96’ menjembatani 30 tahun perjalanan Atlanta di panggung olahraga dunia dan sekaligus menghormati sejarah kota kami dalam inovasi serta kemampuan tampil di momen penting,” kata Senior Vice President sekaligus Chief Business Officer Atlanta United, Skate Noftsinger, dalam laman resmi klub.
“Kami adalah rumah bagi bandara tersibuk di dunia. Kami telah melahirkan merek-merek ikonik global, dan kami telah menjadi tuan rumah Olimpiade. Seragam ini akan menghormati momen Atlanta selanjutnya di panggung dunia setiap kali kami mengenakannya di lapangan,” Noftsinger menambahkan.
Diluncurkan pada 10 Februari, jersei tersebut akan melakukan debutnya di Mercedes-Benz Stadium saat Atlanta United menghadapi D.C. United pada 21 Maret mendatang. Penggemar sudah dikabarkan sudah mulai memburu seragam tersebut untuk dibeli.
Setiap elemen Spirit of ’96 dirajut dengan filosofi persatuan dan kemenangan. Seluruh detail sengaja dibuat untuk menghormati budaya 90-an, Olimpiade Centennial, kota Atlanta, dan semangat global klub.
Skema warna, yang mengingatkan pada palet Olimpiade ’96, menghadirkan gelombang nostalgia. Hijau ikonik melambangkan kanopi yang menaungi Atlanta, sementara emas yang menonjol menegaskan kehadiran klub di panggung dunia. Warna-warna ini dipadukan dengan sentuhan modern, tetap relevan dengan identitas kota hari ini seperti halnya 30 tahun lalu.
Lambang klub penuh bintang dan berwarna emas sepenuhnya, menyerupai medali emas, simbol puncak kesuksesan Olimpiade. Lambang ini mencerminkan komitmen klub untuk mencapai tujuan tertinggi dan tetap berada di atas hati sebagai pengingat tekad dan dedikasi.
Selempang hijau di bagian depan, menegaskan estetika ’96. Di dalamnya terdapat anyaman daun berwarna-warni, melambangkan keberagaman dan keterhubungan internasional, menggarisbawahi bagaimana klub menghubungkan komunitas lokal dengan dunia.
Di dalam kerah, angka Romawi MCMXCVI (1996) dan MMXXVI (2026) dicantumkan, merayakan 30 tahun Olimpiade di Atlanta dan kesinambungan momen olahraga global yang terjadi di kota ini.
Bagian belakang leher menampilkan inisial kota Atlanta, dibingkai oleh daun salam sebagai simbol kemenangan dan prestasi atletik.
Semangat '96 mencerminkan ambisi yang dimiliki Atlanta dan keramahan khas selatan yang dipancarkannya. Detail pada seragam tersebut menceritakan kisah tentang menyambut orang-orang dari seluruh dunia, kisah tentang kehebatan atletik dan olahraga.
Atlanta berada di ambang kembali menjadi pusat perhatian dunia, dengan delapan pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Mercedes-Benz Stadium. Sangatlah tepat jika jersei Atlanta United untuk tahun ini mencerminkan kecenderungan kota untuk menarik perhatian dunia.
“‘Spirit of ’96’ merayakan debut Atlanta sebagai kota olahraga global sekaligus menyoroti momen besar yang akan terjadi tahun ini — sebelum, selama, dan setelah Piala Dunia,” ucapnya.
“Klub kami akan bangga mengenakan jersei baru ini saat menghibur dan menyatukan Atlanta dengan permainan yang menarik dan inspiratif di 2026 dan seterusnya,” ia menambahkan.
Editor: Muhammad Ridwan
