
Foto: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri
Writer: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Changzhou
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil menorehkan tinta emas untuk Tanah Air dengan menjuarai China Open 2025, turnamen level Super 1000 yang digelar di Olympic Sports Centre Gymnasium.
Fajar/Fikri tampil dominan di partai final dengan menumbangkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21–14 dan 21–15, Minggu, 27 Juli 2025. Kemenangan ini menjadi gelar Super 1000 pertama yang diraih Indonesia sepanjang tahun ini.
"Alhamdulillah, sangat bersyukur bisa menyelesaikan dua turnamen ini dengan hasil yang lumayan baik. Sebenarnya kami juga punya ekspektasi di Jepang minggu lalu, tapi Tuhan punya rencana lebih baik dengan juara di sini,” ujar Fajar dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Minggu, 27 Juli 2025.
Baca Juga: China Open 2025: Fajar/Fikri Sabet Gelar Super 1000 Indonesia Pertama Tahun Ini
Ia menambahkan, gelar tersebut dipersembahkan untuk Indonesia, PBSI, pelatih, serta seluruh pendukung yang terus memberi dukungan tanpa henti. Fajar juga menyampaikan dedikasi khusus untuk legenda bulu tangkis asal Bandung yang baru wafat pekan ini.
“Gelar ini secara khusus kami persembahkan untuk legenda bulu tangkis Indonesia asal Bandung, kang Lie Sumirat, yang baru saja berpulang minggu ini,” ucap Fajar.
Di sisi lain, Fikri menyoroti pentingnya kepercayaan diri dan komunikasi selama turnamen berlangsung.
“Kunci kemenangan kami pastinya keyakinan atas kemampuan diri sendiri, komunikasi dengan a Fajar dan pelatih yang baik. Saya tidak menyangka bisa juara, tidak tahu mau bicara apa,” tutur Fikri
Fajar/Fikri menunjukkan performa luar biasa sejak babak awal turnamen. Di babak 32 besar, mereka menang atas wakil Malaysia, Choong Hon Jian/Muhammad Haikal, dengan skor 21–11 dan 21–10. Kemudian, di babak 16 besar, mereka menyingkirkan rekan senegara, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, dengan skor telak 21–8 dan 21–13.
Pada babak perempat final, pasangan ini sukses menundukkan juara dunia asal Korea, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, dengan skor 21–19 dan 21–14. Tiket final mereka amankan setelah menaklukkan pasangan unggulan tuan rumah, Liang Wei Keng/Wang Chang, dua gim langsung 21–19 dan 21–17.
Puncak performa Fajar/Fikri terlihat jelas saat mereka mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik di partai puncak. Kemenangan ini terasa semakin spesial karena lawan mereka kini dilatih oleh mantan pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi.
Gelar China Open 2025 menjadi gelar ketiga yang diraih Indonesia sepanjang tahun ini di sektor bulu tangkis internasional. Sebelumnya, Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti menyumbangkan gelar dari Thailand Masters (Super 300), dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu berjaya di Taipei Open (Super 300).
Turnamen China Open 2025 ini merupakan bagian dari BWF World Tour Super 1000 dan disiarkan secara langsung oleh Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) melalui kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport hingga hari penutupan, 27 Juli 2025.
Editor: Redaktur TVRINews
