
Aksi gelandang Real Madrid yang juga andalan Timnas Turki, Arda Guler (kanan), saat menghadapi Olympique Marseille di Liga Champions. (Foto: Gustavo Valiente/Xinhua)
Penulis: Kunta Bayu Waskita
TVRINews - Madrid, Spanyol
Media Spanyol, El Nacional, mengabarkan Arda Guler telah menyampaikan ketidakpuasannya kepada presiden klub Real Madrid, Florentino Perez.
Media Spanyol mengungkap kabar kurang sedap terkait bintang muda Timnas Turki, Arda Guler. Gelandang Real Madrid itu disebut tengah merasa tidak nyaman dengan situasinya di klub, terutama menyangkut ketidakpastian menit bermain yang ia dapatkan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Menurut laporan yang dimuat media Spanyol, El Nacional, edisi Rabu (11/2/2026), Arda mulai menunjukkan tanda-tanda frustrasi karena kerap tidak menyelesaikan pertandingan penuh selama 90 menit, meski tampil sebagai starter.
Dalam beberapa laga baik di La Liga, Liga Champions, maupun Copa Del Rey, ketika namanya masuk dalam starting eleven, pemain muda berusia 20 tahun itu tetap ditarik keluar sebelum pertandingan berakhir.
Bahkan dalam ajang Liga Champions musim ini, Arda tercatat mengalami tujuh kali penggantian. Situasi tersebut diklaim membuatnya merasa tidak tenang.
Dalam artikel berjudul “Arda Guler, masalah baru Arbeloa di ruang ganti Real Madrid”, disebutkan bahwa sang pemain juga beberapa kali memperlihatkan ekspresi kekecewaan saat diganti. Ia dikabarkan tidak memahami alasan di balik keputusan tersebut, terutama ketika merasa tampil cukup baik di atas lapangan.
Media itu juga menyoroti bahwa dalam era kepelatihan Alvaro Arbeloa, Arda kembali mendapat kesempatan sebagai starter. Namun, ia disebut menginginkan perlakuan yang setara bagi semua pemain.
Ada klaim bahwa Arda lelah menjadi pemain yang dikorbankan lebih dulu untuk meredam potensi reaksi dari bintang lain seperti Jude Bellingham atau Vinícius Junior.
Situasi di ruang ganti Real Madrid pun disebut sedang dalam atmosfer yang tegang. Dalam sebuah agenda makan malam tim yang digelar baru-baru ini, Arda dilaporkan menjadi salah satu pemain yang meninggalkan acara lebih awal.
Selain dirinya, nama-nama seperti Andriy Lunin, Antonio Rüdiger, dan Ferland Mendy juga disebut keluar lebih cepat dari acara tersebut.
Lebih jauh lagi, laporan itu mengklaim bahwa Arda Guler telah menyampaikan ketidakpuasannya kepada presiden klub, Florentino Perez.
Bahkan, muncul spekulasi bahwa ia bisa mempertimbangkan opsi hengkang apabila merasa terus diperlakukan tidak adil atau kembali lebih sering ditarik keluar lebih awal dalam pertandingan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Arda maupun pihak Real Madrid terkait kabar tersebut.
Pengaruh ke Timnas Turki
Situasi ini tentu menjadi perhatian tersendiri, bukan hanya bagi Madridistas, tetapi juga bagi publik sepak bola Turki. Arda Guler merupakan salah satu pilar penting tim nasional Turki yang tengah mempersiapkan diri menghadapi fase krusial menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Stabilitas mental dan menit bermain reguler di level klub akan sangat berpengaruh terhadap performanya bersama timnas. Jika mampu mengatasi situasi ini dengan baik, Arda tetap diharapkan menjadi motor kreativitas Turki dalam upaya mereka mengamankan tiket ke putaran final Piala Dunia.
Terdekat, Turki akan menghadapi Rumania dalam semifinal play-off Piala Dunia 2026 pada 26 Maret 2026 di stadion kandang mereka di Istanbul.
Jika menang, Turki akan melanjutkan ke final play-off pada 31 Maret 2026, menghadapi pemenang antara Slovakia dan Kosovo untuk memperebutkan tiket ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 11 Juni-19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, serta diikuti 48 tim.
Namun untuk saat ini, fokus utama Arda Guler tampaknya adalah menemukan kembali rasa percaya diri dan konsistensi di Santiago Bernabeu.
Editor: Kunta Bayu Waskita
