
Ilustrasi pertandingan Piala Dunia 1938
Penulis: Riki Ilham Rafles
TVRINews - Jakarta
Kualifikasi Piala Dunia 1938 dijalankan dengan format yang menarik.
Total ada 37 tim yang terdaftar menjadi peserta Kualifikasi Piala Dunia 1938. Negara-negara yang bersaing memperebutkan tiket ke putaran final untuk menjadi wakil dari tiga benua, yakni Eropa, Amerika, dan Asia Timur.
Meski negara-negara peserta berasal dari benua yang berbeda, kualifikasi berlangsung menarik. Kualifikasi Piala Dunia 1938 tidak seperti yang dikenal publik sekarang ini.
Sejak kualifikasi, ada juga pertemuan antara negara yang berbeda benua, seperti Mesir yang ada di zona Afrika bertemu dengan Rumania di Grup 3 Zona Eropa. Kedua tim belum sempat berhadapan, karena Mesir menolak untuk bertanding sesuai jadwal yang ditetapkan FIFA.
Saat itu FIFA menjadwalkan pertemuan pertama Mesir vs Rumania di Kairo pada 17 Desember 1937, tapi kemudian ditolak oleh Mesir karena jadwalnya dua pekan setelah bulan Ramadan berakhir. Mereka memutuskan untuk keluar dari kualifikasi Piala Dunia 1938, dan Rumania ditetapkan sebagai pemenang.
Persaingan sengit terjadi di Grup 1 Kualifikasi Zona Eropa yang mempertemukan Jerman, Swedia, Estonia, dan Finlandia. Masing-masing tim saling bertemu satu kali, dan akhirnya Jerman dan Swedia yang lolos berkat berada di urutan dua besar klasemen.
Berikutnya ada Grup 2a dan Grup 2b. Yang pertama mempertemukan Norwegia dan Irlandia. Kemenangan direbut Norwegia dengan skor 3-2 pada pertemuan pertama. Irlandia coba membalas saat main di markas sendiri pada pertemuan kedua, tapi harus menerima hasil imbang 3-3.
Polandia menjadi tim yang merebut tiket ke Piala Dunia 1938 dari Grup 2b. Mereka unggul selisih gol dari Yugoslavia. Pada leg pertama, Polandia menang 4-0, dan kalah 0-1 saat melawat ke markas Yugoslavia.
Meski diisi dua tim, Grup 4 Piala Dunia 1938 menerapkan format yang berbeda dari lainnya. Swis dan Portugal cuma bertemu satu kali. Swis lolos ke putaran final berkat kemenangan dengan skor 2-1.
Grup 5 sejatinya diisi tiga tim, yaitu Yunani, Israel, dan Hungaria. Akan tetapi, karena Hungaria dianggap unggulan, Yunani dan Israel dipertandingkan terlebih dulu sebanyak dua kali.
Israel kalah 1-3 dari Yunani saat bermain di markas sendiri. Pada leg kedua di kandang Yunani, mereka kembali menelan kekalahan satu gol tanpa balas.
Yunani melangkah ke babak berikutnya untuk berhadapan dengan Hungaria. Di fase ini, mereka sekali bertanding. Yunani menelan kekalahan dengan skor 1-11.
Format yang sama diterapkan di Grup 7. Latvia lebih dulu bertanding melawan Lituania. Mereka berhasil mencatatkan dua kemenangan dengan skor 4-2 dan 5-1.
Austria sebagai tim unggulan di Grup 7 telah menanti Latvia. Tiket ke Piala Dunia 1938 jadi milik Austria karena menang 2-1 saat menjamu Latvia di Stadion Prater, Wien.
Grup 8 diisi oleh tiga tim, dan mereka langsung saling dipertemukan. Belanda dan Belgia merebut tiket ke Piala Dunia 1938 berkat hasil satu kali menang dan satu kali imbang. Luksemburg yang kalah dua kali jadi penghuni dasar klasemen.
Satu tiket lagi menjadi milik Ceko yang bertarung di Grup 6 menghadapi Bulgaria. Saat main di markas Bulgaria, skor imbang 1-1 jadi hasil akhirnya. Ceko menggilan di markas sendiri dengan kemenangan enam gol tanpa balas.
Austria, Belgia, Ceko, Jerman, Hungaria, Belanda, Norwegia, Polandia, Rumania, Swedia, dan Swis menjadi wakil Eropa melalui jalur kualifikasi. Mereka menemani Prancis yang menjadi tuan rumah dan Italia sebagai juara bertahan.
Akan tetapi, ketika Piala Dunia 1938 akan dilangsungkan, Austria memilih mundur karena situasi perang dengan Jerman. Alhasil, wakil Eropa tersisa 11 negara.
Zona Amerika Terbagi Tiga
Kualifikasi Piala Dunia 1938 Zona Amerika terbagi dalam tiga bagian. Amerika Serikat menjadi satu-satunya wakil Amerika Utara. Situasi itu membuat mereka langsung mendapat tiket ke play-off interkontinental.
Sebanyak enam tim sedianya akan bertarung memperebutkan tiket play-off interkontinental. Namun, pada akhirnya cuma Kuba yang menjadi satu-satunya wakil, seiring mundurnya Kolombia, Meksiko, El Salvador, Kosta Rika, dan Guyana.
Banyaknya negara peserta kualifikasi yang mundur tak lepas dari perubahan format. Awalnya kualifikasi fase pertama terdiri dari dua grup yang mempertemukan Kolombia, Kuba, dan Guyana, lalu Kosta Rika, El Salvador, dan Meksiko.
Namun, karena adanya pengajuan yang terlambat dari Argentina untuk ikut serta dalam play-off Amerika Selatan, FIFA mendapatkan protes keras dari Meksiko. Langkah itu kemudian diikuti oleh negara lain, dan tinggal menyisakan Kuba sebagai wakil Amerika Tengah.
Meski Argentina akhirnya mendaftarkan diri sebagai wakil Amerika Selatan, tapi tiket langsung ke Piala Dunia 1938 diberikan langsung kepada Brasil. Tim Tango harus melalui play-off interkontinental terlebih dulu.
Asia Timur dan Playoff Tanpa Pertandingan
Zona Asia Timur awalnya diisi oleh Hindia Belanda dan Jepang, tapi kedua tim tidak sempat bertanding. Jepang mengundurkan diri dari kualifikasi karena pecahnya perang dengan Tiongkok.
Hindia Belanda dipertemukan dengan Amerika Serikat di play-off interkontinental dan dijadwalkan tanding di Rotterdam pada 29 Mei 1938. Pertandingan itu urung terlaksana, karena pada bulan sebelumnya Amerika Serikat memutuskan mundur.
Situasi yang sama juga terjadi pada play-off interkontinental Kuba vs Argentina. Dijadwalkan tanding di Bordeaux, Prancis, pada 29 Mei 1938, Argentina memilih untuk mundur.
Keputusan itu diambil karena Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) berselisih dengan klub-klub lokal. Alhasil, Kuba dinyatakan untuk lolos ke Piala Dunia 1938.
Editor: Riki Ilham Rafles
