
Bek West Ham United, Konstantinos Mavropanos (No. 15), merayakan gol keduanya bersama Taty Castellanos (kanan) yang juga mencetak dua gol (Foto: Matthew Childs/The Guardian Sport)
Penulis: Fityan
TVRINews – London, Inggris
The Hammers tampil dominan saat menundukkan Wolves guna menjaga asa bertahan di Liga Primer.
Momentum kebangkitan West Ham United dalam upaya menyelamatkan diri dari degradasi benar-benar mencapai titik puncaknya saat sepakan pelan Taty Castellanos melewati jangkauan José Sá dan bergulir masuk ke gawang Wolverhampton Wanderers.
Unggul dua gol dalam pertandingan yang wajib dimenangkan, skuat asuhan Nuno Espírito Santo tampil bertolak belakang dibandingkan performa mereka pada awal Januari lalu saat mereka terpuruk dengan selisih tujuh poin dari zona aman. West Ham yang sekarang adalah tim yang berbeda; lebih tajam, berani, dan penuh determinasi.
Jika aksi penyelamatan diri ini berhasil mengamankan posisi mereka di Liga Primer musim depan, keberhasilan bursa transfer Januari akan menjadi catatan sejarah utama.
Langkah Nuno memperkuat skuat terbukti krusial. Kehadiran Axel Disasi memberikan stabilitas di lini belakang, sementara duet Castellanos dan Pablo Felipe di lini depan mulai dibanding-bandingkan dengan kemitraan legendaris John Hartson dan Paul Kitson pada tahun 1997.
Sentuhan Magis Pemain Baru
Meskipun Pablo belum mencetak gol sejak didatangkan dari Gil Vicente, etos kerjanya menjadi pembeda. Ia memberikan kilasan kualitas saat umpan flick cerdasnya membebaskan Castellanos untuk mencetak gol kedua pada menit ke-66.
Itu merupakan gol keempat Castellanos sejak bergabung dari Lazio, sebelum ia menambah satu gol lagi hanya 66 detik kemudian. Wolves, yang terjerembab di dasar klasemen, seolah kehilangan daya juang.

(Konstantinos Mavropanos (No. 15) menyundul bola untuk membawa West Ham unggul atas lawannya.(Foto: MDI/The Guardian Sport))
Mereka gagal meredam agresivitas Jarrod Bowen dan Crysencio Summerville di sisi sayap. Di penghujung laga, Konstantinos Mavropanos melengkapi kemenangan menjadi 4-0 melalui tendangan akrobatik yang gemilang.
Hasil ini tidak hanya membawa West Ham menyamai poin Nottingham Forest, tetapi juga memberikan tekanan psikologis besar bagi rival mereka, Tottenham Hotspur, yang kini terperosok ke zona tiga terbawah untuk pertama kalinya musim ini.
Evaluasi Sang Manajer
Meski menang telak, Nuno Espírito Santo tetap menunjukkan sikap rendah hati dan waspada. Ia mengakui timnya sempat kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama sebelum gol pembuka Mavropanos di menit ke-42.
"Tidak ada yang tahu bahwa dia akan menjadi mesin pencetak gol," ujar Nuno saat ditanya mengenai performa tajam Mavropanos. Terkait posisi di klasemen, ia menambahkan, "Hasil ini tidak mengubah apa pun. Pekan depan kami bertanding setelah lawan-lawan kami bermain. Hari ini, kami hanya menyelesaikan tugas kami."
Di sisi lain, manajer Wolves, Rob Edwards, merasa timnya sempat memberikan perlawanan di awal laga melalui peluang Adam Armstrong dan sepakan Angel Gomes yang membentur tiang. Namun, ia menyayangkan kegagalan pasukannya dalam merespons tekanan setelah tertinggal satu gol.
Kini, West Ham hanya kalah tiga kali dari 11 pertandingan terakhir mereka. Dengan semangat juang yang tinggi dan kontribusi pahlawan-pahlawan baru, The Hammers mulai menunjukkan bahwa mereka tidak layak menyandang status kandidat degradasi. Fokus kini beralih ke laga-laga sisa sebelum penentuan krusial melawan Leeds di pekan terakhir.
Editor: Redaksi TVRINews
