
Aksi Abdukodir Khusanov (kiri) saat memperkuat Manchester City, mengawal Vinicius Junior dari Real Madrid dalam laga Liga Champions di Madrid pada Februari 2025.(foto oleh Gustavo Valiente/Xinhua)
Penulis: Kunta Bayu Waskita
TVRINews - Tashkent, Uzbekistan
Sejak kepindahannya ke raksasa Inggris, Manchester City, Abdukodir Khusanov menunjukkan konsistensi luar biasa di level tertinggi.
Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh talenta sepak bola Uzbekistan. Bek andalan Timnas Uzbekistan, Abdukodir Khusanov, secara resmi terpilih masuk jajaran Asian Symbolic Team of 2025 atau 11 terbaik (Best XI) Asia 2025 versi International Federation of Football History and Statistics (IFFHS).
Dikutip dari media lokal Uzbekistan, Kun.uz, edisi Rabu (28/1/2026) lalu, pengakuan dari IFFHS ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bek paling potensial di panggung sepak bola dunia saat ini.
Pemilihan Khusanov bukanlah tanpa alasan. Sejak kepindahannya ke raksasa Inggris, Manchester City, pemain muda berusia 22 tahun ini menunjukkan konsistensi luar biasa di level tertinggi.
Kemudian, di bawah asuhan taktik yang disiplin di klub dan performa spartan bersama Timnas Uzbekistan, Khusanov dianggap sebagai tembok kokoh yang sulit ditembus.
Keberhasilannya masuk dalam daftar elite IFFHS ini menjadi bukti bahwa kualitas pemain Asia Tengah kini telah setara dengan bintang-bintang dari liga top Eropa lainnya.
Dominasi Asia Timur dan Arab Saudi
Dalam daftar tim simbolis tersebut, Khusanov bersanding dengan nama-nama besar yang sudah lama mendominasi jagat sepak bola Asia. Jepang menjadi negara dengan wakil terbanyak, mengirimkan lima pemain sekaligus, yaitu kiper Zion Suzuki, serta Reo Hatate, Kaishu Sano, Ritsu Doan, dan bintang Real Sociedad, Takefusa Kubo.
Sementara itu, Korea Selatan tetap menunjukkan tajinya dengan menempatkan trio andalan mereka: bek tangguh Bayern Munchen, Kim Min-jae, kreator serangan PSG, Lee Kang-in, dan ikon Tottenham Hotspur, Son Heung-min.
Dari kawasan Timur Tengah, Arab Saudi diwakili oleh dua gelandang berpengalaman, Mohamed Kanno dan Salem Al-Dawsari. Performa mereka tetap stabil, baik di kancah domestik maupun kontinental.
Momentum Menuju Piala Dunia 2026
Masuknya Khusanov dalam Best XI Asia 2025 menjadi suntikan moral luar biasa bagi tim nasional Uzbekistan yang tengah bersiap menyambut putaran final Piala Dunia 2026. Sebagai negara yang sering disebut sebagai "kuda hitam" yang haus akan debut di panggung dunia, kehadiran pemain kelas dunia di lini pertahanan seperti Khusanov memberikan harapan baru bagi para pendukungnya.
IFFHS menyusun tim simbolis ini berdasarkan statistik performa yang ketat, kontribusi gol/assist, serta konsistensi pemain di level klub dan internasional sepanjang tahun kalender 2025. Bagi Khusanov, ini adalah awal dari era baru bek modern Asia yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas dalam mendistribusikan bola.
Tim simbolik Asia ini disusun setiap tahun oleh IFFHS sebagai bentuk apresiasi terhadap pemain yang menunjukkan performa konsisten, pengaruh besar di lapangan, serta kontribusi signifikan bagi timnya.
Masuknya Abdukodir Khusanov dalam daftar prestisius ini diharapkan menjadi motivasi tambahan, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi generasi muda pesepak bola Uzbekistan untuk terus menembus level tertinggi sepak bola dunia.
Editor: Kunta Bayu Waskita
