
Foto: Terry Hee (Singapura)/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) (Dok. TVRINews.com/Mukhamad Fakhtur Rozaq)
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Ganda campuran Terry Hee (Singapura)/Gloria Emanuelle Widjaja (Indonesia) sukses melaju ke perempat final Indonesia Masters 2026 usai menyingkirkan pasangan Denmark Jesper Toft/Amalie Magelund melalui laga tiga gim, 21-12, 16-21, 21-14.
Kemenangan ini terasa spesial, terutama bagi Terry, yang kembali menjejakkan kaki di babak perempat final turnamen level atas untuk pertama kalinya sejak 2024. Ia mengaku menikmati proses yang dijalani bersama Gloria tanpa dibebani target berlebihan.
“Hari ini sangat senang bisa menang lagi. Terima kasih buat Kak Gloria, dia di depan benar-benar bagus dan banyak cover saya, jadi kerja saya lebih mudah,” ujar Terry kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Kamis, 22 Januari 2026.
Menatap babak delapan besar, Terry memilih fokus pada proses, bukan hasil akhir. Menurutnya, menang atau kalah bukan sesuatu yang bisa sepenuhnya dikontrol.
“Siapa pun yang masuk lapangan pasti pengen menang. Saya juga sama. Saya akan kasih yang terbaik, sisanya saya nikmati prosesnya saja,” kata Terry.
Sebagai pasangan yang baru dipasangkan, Terry/Gloria mengaku tidak memasang ekspektasi muluk sejak awal. Gloria menyebut kebersamaan mereka masih dalam tahap percobaan, sehingga pendekatan tanpa tekanan justru membuat permainan lebih lepas.
“Kami ini masih pemain ‘gado-gado’, masih coba-coba. Jadi pengennya enjoy game, nikmatin proses, enggak pakai pressure. Target khusus juga enggak ada,” ucap Gloria.
Kepercayaan menjadi kunci utama permainan mereka. Terry menegaskan sejak awal sudah yakin dengan kualitas Gloria, sementara Gloria menilai komunikasi dan saling mengingatkan di lapangan membuat mereka semakin solid.
“Saling percaya sih. Di poin-poin kritis aku bilang ke dia, ‘I trust you’. Itu penting banget,” tutur Gloria.
Pengalaman Gloria menghadapi Toft/Magelund bersama beberapa pasangan sebelumnya juga membantu.
Ia mengaku sudah cukup memahami karakter lawan dan tinggal menyesuaikan dengan gaya bermain Terry, terutama dalam mengontrol emosi dan tempo.
“Lebih ke kontrol sabar dan keinginan. Terry punya speed, kadang pengen buru-buru. Itu yang kami jaga secara non-teknis,” ujar Gloria.
Sementara itu, Terry memuji peran Gloria di depan net yang menurutnya menjadi faktor besar kemenangan mereka.
“Dia di depan sudah boss. Kontrol depan court-nya bagus, itu bantu banget,” kata Terry.
Di babak perempat final, Terry/Gloria akan menghadapi tantangan berat dari unggulan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.
Baca juga: Indonesia Masters 2026: Sempat Kaget Strategi Lawan, Jafar/Felisha Bangkit dan Melaju ke 8 Besar
Editor: Redaktur TVRINews
