
Gelandang Bayern Munich, Leon Goretzka siap memberi penampilan terbaik untuk Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 (Ulrich Hufnagel/Xinhua).
Penulis: Riki Ilham Rafles
TVRINews - Jerman
Leon Goretzka ingin menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai ajang pembuktian. Gelandang berusia 30 tahun itu bertekad memberi penampilan terbaik untuk Timnas Jerman.
Goretzka memiliki motivasi itu bukannya tanpa alasan. Tersingkir dari skuad Jerman di Euro 2024 menjadi pengalaman pahit yang tak mau diulang pemain asal klub Bayern Munich itu.
Segala upaya dilakukan oleh Goretzka guna membuat Pelatih Julian Nagelsmann kepincut. Alhasil, di tahun 2025 dia kembali dipercaya masuk skuad.
"Diskusi dengan pelatih itu perlu. Itu adalah dasar untuk kerja sama lebih lanjut. Saya tidak perlu menyebutkan betapa beratnya kesempatan yang terlewatkan itu bagi saya," kata Leon Goretzka saat diwawancara Die Zeit.
Leon Goretzka menjadi bagian penting tim dalam merebut tiket ke Piala Dunia 2026. Dia bermain dalam enam pertandingan dan turut berandil membawa Jerman keluar sebagai pemuncak klasemen Grup A.
Jerman cuma sekali kalah saat menjalani laga perdana Grup A Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa di markas Slowakia. Setelah itu mereka membukukan lima kemenangan secara beruntun.
Performa yang terus meningkat sepanjang kualifikasi membuat tim berjuluk Die Mannschaft itu masuk dalam daftar tim favorit juara Piala Dunia 2026.
Eropa Masih Unggul
Perdebatan politik karena kebijakan luar negeri Amerika Serikat, terutama soal Greenland yang merembet ke sepak bola, mendapat perhatian Leon Goretzka. Meski tak setuju dengan langkah yang diambil Presiden Donald Trump, tapi dia menolak desakan boikot Piala Dunia 2026.
"Tentu saja saya menyadari perdebatan politik. Saya masih berharap ini akan jadi turnamen yang hebat, karena ini akan mempromosikan sepak bola di sana, dan menunjukkan bahwa banyak orang menginginkan permainan yang sangat menarik," tuturnya.
Menurut mantan pemain Schalke itu, pernyataan Trump justru memicu motivasi lebih. Dia tak lagi cuma merasa sebagai orang Jerman, tapi juga sebagai orang Eropa.
"Dalam pertandingan terpenting di dunia, kita masih unggul dari semua benua lain. Jauh dari tertinggal, Eropa akan menunjukkan kepada semua orang apa yang mampu mereka lakukan di lapangan," ujar Goretzka.
Editor: Riki Ilham Rafles
