
Foto: FIFA
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Baghdad
Partisipasi Timnas Irak dalam babak playoff antarkonfederasi menuju Piala Dunia FIFA 2026 terancam akibat kekacauan perjalanan yang dipicu konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah.
Irak dijadwalkan menghadapi pemenang laga antara Bolivia dan Suriname di Monterrey, Meksiko, pada 31 Maret mendatang untuk memperebutkan satu tempat di putaran final Piala Dunia.
Namun, federasi sepak bola Irak khawatir tidak semua anggota tim dapat melakukan perjalanan ke Meksiko.
Situasi tersebut terjadi setelah wilayah udara Irak ditutup menyusul serangan udara yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada akhir pekan lalu.
Teheran kemudian merespons dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke arah Israel serta sejumlah pangkalan militer di Timur Tengah yang menjadi lokasi operasi pasukan Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resmi, tim nasional Irak menyebut FIFA dan AFC telah mengetahui perkembangan situasi yang dihadapi tim.
“Karena penutupan wilayah udara, Pelatih Kepala kami, Graham Arnold, tidak dapat meninggalkan Persatuan Emirat Arab. Selain itu, beberapa kedutaan besar masih ditutup sehingga sejumlah pemain serta staf teknis dan medis belum bisa memperoleh visa masuk ke Meksiko,” demikian pernyataan Timnas Irak yang dikutip oleh tvrinews.com, Sabtu, 7 Maret 2026.
Meski demikian, federasi menyatakan tetap menjalin komunikasi intensif dengan FIFA dan AFC yang terus memantau situasi.
Irak sendiri baru sekali tampil di Piala Dunia, yakni pada edisi 1986. Saat itu, tim berjuluk Singa Mesopotamia gagal lolos dari fase grup.
Saat ini Irak berada di peringkat ke-58 dunia dalam ranking FIFA dan menempati posisi ketujuh di kawasan Asia. Tim tersebut juga pernah menjuarai AFC Asian Cup satu kali serta Arab Cup sebanyak tujuh kali.
Dalam format playoff antarkonfederasi, lima tim akan bersaing memperebutkan dua tiket terakhir ke Piala Dunia 2026. Negara-negara yang terlibat antara lain Irak dari Asia, Republik Demokratik Kongo dari Afrika, Jamaika dari Concacaf, Bolivia dari Amerika Selatan, serta Kaledonia Baru dari Oseania.
Sementara itu, Iran, yang menjadi tim pertama yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, juga menghadapi ketidakpastian akibat konflik yang masih berlangsung. Iran dijadwalkan memainkan seluruh laga fase grup di wilayah Amerika Serikat.
Piala Dunia 2026 akan digelar bersama oleh Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Turnamen akan dimulai pada 11 Juni 2026 di Meksiko,
Sementara Kanada dan Amerika Serikat akan memainkan laga pertama sehari kemudian. Partai final dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat.
Editor: Redaktur TVRINews
