
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan komitmennya mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet di lingkungan pelatnas panjat tebing.
Erick menyatakan tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan di olahraga nasional. Menurutnya, keselamatan dan perlindungan atlet harus menjadi prioritas utama.
“Saya akan pastikan kalau ada oknum-oknum yang melakukan pelecehan seksual kepada atlet kita, saya akan dorong tim bekerja keras untuk investigasi dan hukum seumur hidup, dan kalau perlu dibawa ke polisi,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 28 Februari 2026.
Sebagai langkah konkret, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) membuka saluran pengaduan bagi atlet yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual. Laporan dapat dikirimkan melalui email [email protected].
Erick memastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional dan transparan. Ia menegaskan pemerintah ingin menciptakan lingkungan olahraga yang aman, sehat, dan bebas dari kekerasan dalam bentuk apa pun.
Kasus ini menjadi perhatian serius publik karena menyangkut perlindungan atlet sebagai aset bangsa, baik dari sisi fisik maupun mental.
Sebelumnya, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menonaktifkan sementara pelatih kepala Hendra Basir sesuai surat keputusan organisasi. Langkah tersebut diambil menyusul laporan dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik yang disebut terjadi pada 28 Januari 2026.
Hendra diberhentikan sementara hingga Tim Pencari Fakta (TPF) menyelesaikan proses pemeriksaan.
TPF juga berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur dan mengutamakan perlindungan korban.
Di tengah proses investigasi, FPTI memastikan persiapan menuju Kualifikasi Asian Games 2026 tetap berjalan. Federasi menegaskan fokus pembinaan tidak akan mengabaikan aspek keamanan dan keselamatan atlet dalam setiap tahapan latihan.
Editor: Redaksi TVRINews
