
Jelang Indonesia vs Malaysia, Pedagang Mulai Siaga di Sekitar GBK Meski Jalanan Masih Lengang
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Menjelang laga panas antara Timnas U-23 Indonesia melawan Malaysia di Piala ASEAN U-23 2025 atau Piala AFF, suasana di sekitar Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, masih terpantau tenang.
Lalu lintas di kawasan Senayan pada Senin, 21 Juli 2025 sore terlihat ramai lancar tanpa kemacetan, meskipun pertandingan ini diprediksi menyedot puluhan ribu penonton.
Berdasarkan pantauan tvrinews.com sekitar pukul 15.30 WIB, belum tampak antrean suporter di pintu masuk stadion. Namun, denyut ekonomi mulai terasa. Di sepanjang Jalan Gerbang Pemuda, sejumlah pedagang kaki lima tampak menata dagangan mereka.
Mulai dari penjual jersey Timnas, syal, makanan cepat saji, hingga minuman botol, semua bersiap mencari rezeki dari ramainya laga klasik Indonesia versus Malaysia. Beberapa pedagang bahkan sudah mulai berteriak menawarkan dagangannya kepada orang-orang yang lalu-lalang.
Kawasan Senayan memang kerap menjadi magnet ekonomi jelang laga-laga besar. Meski baru akan dimulai pukul 20.00 WIB, sebagian pedagang memilih datang lebih awal untuk memastikan lokasi strategis.
Laga ini diperkirakan akan dihadiri lebih banyak penonton dibanding dua pertandingan sebelumnya. Sekitar 20 ribu tiket dilaporkan telah terjual untuk pertandingan ini. Atmosfer rivalitas yang kuat antara Indonesia dan Malaysia turut menambah daya tarik.
Sementara itu, aparat keamanan mulai bersiaga. Sebanyak 1.620 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan pertandingan. Mereka berasal dari unsur kepolisian, TNI, serta satuan pengamanan lainnya.
Petugas juga akan mengatur arus lalu lintas secara situasional. Penonton diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan, termasuk terkait barang yang boleh dan tidak boleh dibawa masuk ke dalam stadion.
Pertandingan Indonesia vs Malaysia ini sangat menentukan. Garuda Muda hanya butuh hasil imbang untuk lolos langsung ke semifinal. Malaysia di sisi lain akan tampil habis-habisan demi menjaga peluang lolos.
Saat ini, Indonesia memimpin klasemen Grup A dengan enam poin dari dua pertandingan. Malaysia menguntit di posisi kedua dengan tiga poin dari satu laga. Sementara Filipina juga memiliki tiga poin dari dua laga, dan Brunei di dasar klasemen tanpa poin.
Karena Grup A diisi empat tim dan dua grup lainnya hanya tiga tim, maka laga menghadapi Brunei tidak diperhitungkan jika Indonesia finis sebagai runner-up. Hal ini membuat laga melawan Malaysia menjadi sangat krusial.
Namun di luar stadion, persaingan lain juga berlangsung, antara pedagang yang berebut lahan, dan lalu lintas yang bersiap menyambut ribuan langkah kaki suporter.
Editor: Redaktur TVRINews
