TVRINews, Bogor
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor telak 0-3 pada laga lanjutan Grup A Piala ASEAN (AFF) 2026 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 3 Agustus 2026.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Vietnam langsung mengambil inisiatif menyerang. Tekanan tinggi yang diterapkan tim asuhan Kim Sang-sik membuat Skuad Garuda kesulitan mengembangkan permainan pada menit-menit awal.
Gol pembuka Vietnam tercipta saat pertandingan baru memasuki menit keenam. Berawal dari kesalahan lini belakang Indonesia ketika membangun serangan, Nguyen Van Vi berhasil merebut bola, melewati Nadeo Argawinata, lalu menceploskan bola ke gawang untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Indonesia mulai berani keluar menyerang. Thom Haye sempat mengirimkan umpan matang kepada Mitchell Baker, tetapi penyelesaian akhir penyerang berusia 19 tahun itu masih mampu diamankan kiper Vietnam, Le Giang Patrik.
Saat Indonesia berupaya menyamakan kedudukan, Vietnam justru menggandakan keunggulan pada menit ke-15. Melalui serangan balik cepat, Nguyen Hai Long yang berdiri tanpa kawalan berhasil menaklukkan Nadeo Argawinata dan mengubah skor menjadi 2-0.
Setelah gol kedua tersebut, Indonesia terus berusaha menekan pertahanan Vietnam. Namun, lini belakang tim tamu tampil disiplin sehingga mampu meredam setiap peluang yang dibangun Skuad Garuda. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tim besutan John Herdman mencoba mengubah pola serangan dengan lebih banyak mengandalkan umpan silang yang diarahkan kepada Mitchell Baker.
Peluang terbaik Indonesia pada babak kedua hadir pada menit ke-58. Thom Haye memanfaatkan umpan Eliano Reijnders, tetapi sepakannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan Le Giang Patrik.
Herdman kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain dengan memasukkan Jens Raven, Beckham Putra, dan Tim Geypens untuk menggantikan Ragnar Oratmangoen, Marc Klok, dan Dony Tri Pamungkas guna menambah daya gedor lini depan.
Namun, Vietnam kembali menunjukkan efektivitas serangan baliknya. Pada menit ke-72, Nguyen Xuan Son yang berdiri bebas berhasil memanfaatkan ruang di lini pertahanan Indonesia dan menaklukkan Nadeo Argawinata untuk membawa Vietnam unggul 3-0.
Indonesia terus berupaya mencetak gol balasan hingga akhir pertandingan. Meski menciptakan beberapa peluang, tidak ada yang mampu dikonversi menjadi gol. Skor 3-0 untuk kemenangan Vietnam bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini membuat peluang Indonesia untuk lolos ke babak semifinal semakin berat. Pada laga terakhir Grup A, Skuad Garuda wajib meraih hasil maksimal saat bertandang menghadapi Singapura demi menjaga asa melaju ke fase gugur.
Hasil tersebut juga membuat Indonesia turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup A, berada di bawah Vietnam dan Singapura.









