
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Jepang pada laga semifinal yang digelar di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Menjelang laga krusial tersebut, apresiasi datang dari mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia sekaligus mantan Direktur Teknik Federasi Futsal Indonesia (FFI), Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin.
Coach Justin mengaku terkesan dengan perkembangan pesat Timnas Futsal Indonesia. Menurutnya, performa tim saat ini jauh melampaui ekspektasinya.
“Keren, keren banget. Jujur saya enggak menyangka Timnas Futsal kita bisa sehebat ini. Saya tahu perkembangan itu ada, tapi saya enggak menyangka lonjakannya bisa sejauh ini, terutama di era Hector,” ujar Coach Justin ketika ditemui oleh tvrinews.com, Kamis, 5 Februari 2026.
Ia menilai secara kualitas permainan, futsal Indonesia saat ini sudah berada di level atas Asia. Bahkan, menurutnya, futsal Asia pada dasarnya juga sudah masuk kategori elite dunia.
“Buat saya, futsal kita itu sudah nempel top Asia. Top Asia itu bisa dibilang top dunia juga. Iran saja peringkat empat dunia. Hanya saja kita belum pernah tampil di Piala Dunia, jadi saya masih bilang nempel, belum sepenuhnya sejajar,” ucap Coach Justin.
Terlepas dari hasil akhir semifinal nanti, Coach Justin menegaskan capaian Timnas Futsal Indonesia sudah sangat luar biasa.
“Apapun skornya, yang penting kita bisa melawan. Dibantai itu kan juga bisa saja, tapi yang penting kita ngelawan. So far, sangat bagus,” kata Coach Justin.
Ia mengingatkan bahwa pada masanya melatih, sekadar lolos fase grup sudah dianggap prestasi besar.
“Dulu zaman saya melatih, lolos grup saja itu sudah impian luar biasa. Sekarang ini sudah masuk semifinal. Itu luar biasa,” tutur Coach Justin.
Terkait masa depan Timnas Futsal Indonesia, Coach Justin berharap keberhasilan saat ini menjadi momentum untuk terus melanjutkan pembinaan yang sudah berjalan.
“Ini harus dilanjutkan. FFI harus didukung, PSSI juga harus mendukung. Beri Souto kebebasan untuk berkarya,” ujar Coach Justin.
Menghadapi Jepang, Coach Justin menilai Indonesia tetap harus realistis. Jepang dan Iran, menurutnya, merupakan dua kekuatan dominan futsal Asia selama puluhan tahun.
“Kalau menurut saya, peluangnya 45 banding 55. Empat puluh lima untuk Indonesia, lima puluh lima untuk Jepang. Tapi bukan berarti kita enggak bisa menang. Semua tergantung mental,” ucap Coach Justin.
Ia menyoroti aspek konsistensi dan mental bertanding yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Timnas Futsal Indonesia, merujuk pada laga sebelumnya.
“Lawan Vietnam, ada beberapa kesalahan. Permainannya luar biasa, tapi dari awal sampai akhir belum konsisten. Itu soal mental. Dan itu wajar, karena mereka baru pertama kali berada di level setinggi ini. Ini semua proses,” tutur Coach Justin.
Editor: Redaktur TVRINews
