TVRINews - Nagayo, Jepang
Delegasi nasional ikuti rangkaian seremoni pembuka dan penanaman pohon persatuan di Nagoya.
Kontingen Indonesia secara resmi mengawali rangkaian partisipasi mereka dalam ajang olahraga multievent terbesar di Asia melalui upacara penyambutan resmi atau Team
Kehadiran delegasi Indonesia dipimpin langsung oleh Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, didampingi jajaran pengurus. Kehadiran ini menandai dimulainya keterlibatan resmi kontingen nasional dalam perhelatan akbar tingkat benua tersebut.
Seremoni penyambutan ini diisi dengan berbagai agenda kebudayaan dan protokol resmi. Rangkaian kegiatan meliputi pengenalan kontingen, pergelaran seni budaya tradisional Jepang, prosesi pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pertukaran cenderamata antardelegasi.

(Foto: Tim Media CdM Asian Games)
Salah satu agenda penting dalam rangkaian acara tersebut adalah kegiatan penanaman pohon simbolis untuk persatuan Asia atau Asia Unity Tree Planting. Agenda ini merefleksikan pesan perdamaian, penguatan persahabatan antarbangsa, serta komitmen bersama dalam membangun masa depan benua Asia yang berkelanjutan.
Bagi manajemen kontingen, momentum ini dinilai sangat krusial setelah melalui fase persiapan intensif di tanah air. Kehadiran di Jepang sekaligus menjadi sarana adaptasi bagi para atlet untuk mulai menyatu dengan atmosfer kompetisi internasional.
Chef de Mission Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menyampaikan bahwa keikutsertaan kontingen tidak sekadar berfokus pada pencapaian prestasi di arena pertandingan.
"Kehadiran kami di Aichi-Nagoya merupakan bagian dari misi besar membawa kehormatan bangsa sekaligus mempererat tali persahabatan dengan seluruh negara peserta di Asia," ujar Todotua dalam keterangannya, sebagaimana dikutip dari rilis resmi Tim Media CdM Asian Games minggu 20 september 2026.
Todotua juga mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh pihak panitia penyelenggara lokal. Menurutnya, fasilitas dan pelayanan yang disediakan membantu kontingen untuk beradaptasi secara optimal sebelum pertandingan resmi dimulai.
"Kami mengapresiasi sambutan hangat dari panitia penyelenggara. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh atlet dapat mengerahkan kemampuan terbaiknya dan mendapatkan dukungan fasilitas yang komprehensif," tambahnya.










