
Zainudin Amali Ungkap Kesan Pertama Masuk ke Lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Zainudin Amali mengungkapkan kesan pertamanya ketika dipercaya oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Mengingat latar belakang Zainudin Amali adalah politik seutuhnya, ketegangan pun sempat terjadi di jajaran lingkungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) karena biasanya seorang menteri yang terpilih membawa stafnya sendiri.
Pasalnya, Presiden Jokowi memerintahkan langsung Zainudin Amali untuk memperbaiki tata kelola Kemenpora yang dinilai carut marut.
Baca Juga: Dukung Negara Kurang Berkembang, Indonesia Serukan Penguatan Kemitraan Global
"Pada saat saya baru masuk, saya ingat betul pesan Presiden. Pada 23 Oktober 2019 saya dilantik, saya dipanggil Presiden untuk minta arahan, dan pak Presiden menyampaikan arahan yg jelas, hanya satu arahan beliau, "perbaiki tata kelola Kemenpora". Beliau tidak bilang harus berprestasi, tapi perbaiki tata kelola," kata Amali di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, Jumat, 10 Maret 2023.
Awalnya, Amali mengaku tak paham apa yang dimaksud Presiden Jokowi kala itu. Dirinya tak tahu anatomi jadi Menpora seperti apa. Begitu masuk, Amali langsung disambut dengan pejabat Kemenpora.
"Saya sudah tahu maksudnya 'bagaimana nasib kami', karena saya berlatar belakang politik. Saya tahu teman teman risau. Bapaknibu, saya memahami apa yg kalian pikirkan. Ada kerisauan, tapi saya yakinkan insyaallah itu tidak terjadi," ujar Amali.
"Tapi saya kasih waktu, tugas presiden adalah memperbaiki tata kelola. Ayo jalan sama-sama, tapi bagi yang tidak bisa jalan sama-sama, tentu saya tidak bisa, minggir," ucap Amali menambahkan.
Hingga pada akhirnya, Amali meyakini jajaran Kemenpora untuk tetap tenang dan tetap ditempat, karena tak ada perubahan yang dilakukan.
Kemudian, hal kedua yang dirasakan adalah, begitu Amali masuk juga ada rasa minder di antara pegawai Kemenpora.
Hampir 10 tahun Kemenpora tak pernah WTP, bahkan dua tahun disclaimer, belum lagi kejadian lain yg membuat pihaknya minder tak percaya diri. Suasana batin para pimpinan, pegawai, kalau rapat di Kementerian/Lembaga kadang malu mengaku dari Kemenpora
"Saya paham itu. Makanya dari awal apa yanh saya lakukan adalah bagaimana mengangkat moral yang sudah down, hampir demoralisasi, itu kita tunjukkan. Tidak sombong tapi kita berani," tutur Amali.
Kini, Amali menilai dari segala posisi pimpinan unit, tata kelola bisa diperbaiki. Sekarang kalau rapat dengan Kementerian/Lembaga lain sudah tidak minder lagi.
"Jadi saya senang moral dari teman-teman suah terangkat lagi dan berani menyampaikan 'saya dari Kemenpora'. Kita bangga dan posisinya tidak keseluruhan kantor yg menanggung beban. Kalau ada yang dibully menterinya," kata Amali.
Sebelumnya, Zainudin Amali telah menyerahkan surat pengunduran diri sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Kamis, 9 Maret 2023 kemarin.
Baca Juga: Zainudin Amali Pamit dari Kementerian Pemuda dan Olahraga
Surat pengunduran diri ini diserahkan Zainudin Amali yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah diterima langsung oleh Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Pratikno.
Kini, Amali tinggal menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Pasalnya, Kepala Negara lah yang memberikan keputusan terkait persetujuan pengunduran diri dan siapa yang akan menggantikan posisi Menpora nanti.
Editor: Redaktur TVRINews
