
Pada Piala Dunia 2026 Timnas Skotlandia akan didukung ribuan suporter Tartan Army yang datang langsung ke Amerika Serikat.
Penulis: Kunta Bayu Waskita
TVRINews - Boston, Amerika Serikat
Wali Kota Boston, Michelle Wu, mengungkapkan bahwa, selain fan zone utama, akan ada berbagai acara lain termasuk nobar Piala Dunia di sejumlah lokasi di seluruh kota.
Kota Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, resmi mengumumkan rencana besar untuk menyambut Timnas Skotlandia dan para pendukungnya pada ajang Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, 11 Juni-19 Juli 2026.
Dalam konferensi pers terbaru yang dikutip dari The Sun, Wali Kota Boston Michelle Wu memastikan bahwa sebuah fan zone resmi akan digelar secara gratis di jantung kota, tepatnya di Boston City Hall Plaza, di depan gedung Balai Kota.
Pengumuman ini menjadi kabar gembira bagi para pendukung Skotlandia yang dikenal dengan sebutan Tartan Army itu.
Massachusetts dijadwalkan menjadi tuan rumah dua pertandingan Skotlandia setelah tim asuhan Steve Clarke kembali ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 28 tahun.
Perjalanan menuju kepastian ini tidak selalu mulus. Sebelumnya sempat terjadi polemik pendanaan yang bahkan membuat sejumlah petinggi mengancam akan membatalkan status Boston sebagai tuan rumah.
Sedangkan di sisi lain, tim NFL lokal New England Patriots juga baru saja menelan kekalahan pada ajang Super Bowl akhir pekan lalu. Namun kini, fokus kota sepenuhnya tertuju pada pesta sepak bola dunia.
Presiden Komite Penyelenggara Piala Dunia 2026 Boston, Mike Loynd, menegaskan bahwa fan fest tersebut akan menjadi acara gratis dan secara khusus menyambut Tartan Army.
Ia juga mengajak pendukung Prancis dan Gana, meski tidak secara khusus menyinggung Inggris yang akan menghadapi Gana di stadion yang sama. Loynd menjelaskan bahwa fan zone direncanakan berlangsung sekitar 16 hari.
“Jika Anda menonton Super Bowl, Anda melihat tayangan keindahan San Francisco, Anda akan melihat energi ini di pusat kota menyala dalam selimut kemanusiaan yang luar biasa," ujar Loynd dikutip dari The Sun, Rabu (11/2/2026).
“Tartan Army, sahabat-sahabat Prancis kami, komunitas Gana, Anda akan melihat semua ini bersatu dan yang hebat tentang Boston adalah kita bersatu. Fan fest ini adalah jangkar bagi kami," ia menambahkan.
“Kami benar-benar bertekad untuk menjadikannya gratis pada tahap ini, tujuan kami adalah menjadikan ini pengalaman gratis,” kata Loynd.
Ia juga menambahkan bahwa fan fest kemungkinan akan menyediakan area semacam taman bermain agar para penggemar bisa bermain sepak bola bersama.
Boston sendiri akan menjadi tuan rumah lima pertandingan fase grup. Dimulai dengan laga Haiti vs Skotlandia pada pukul 21.00 waktu setempat, Sabtu 13 Juni 2026.
Selanjutnya akan digelar pertandingan Irak/Bolivia/Suriname (ketiga tim masih berjuang di babak play-off) melawan Norwegia pada Selasa 16 Juni 2026, sebelum Skotlandia menghadapi Maroko dengan kick-off pukul 18.00 waktu setempat.
Inggris akan bertemu Gana dalam laga siang hari pada Selasa 23 Juni 2026, dan Norwegia menghadapi Prancis pada Jumat 26 Juni 2026.
Wali Kota Michelle Wu juga mengungkapkan bahwa selain fan zona utama, akan ada berbagai acara lain termasuk nonton bareng (nobar) di sejumlah lokasi di seluruh kota.
“Atlet-atlet sepak bola terbaik dunia sedang menuju Boston dan kami akan memastikan semua penduduk dan pengunjung kami dapat merasakan keajaiban Piala Dunia tepat di kota kami," ucap Michelle Wu.
“Ketika kami mengetahui pada bulan Desember tim mana saja yang akan bermain di Massachusetts, kami sangat gembira. Kami sangat senang mengumumkan bahwa fan fest resmi Piala Dunia kami akan digelar di jantung kota, tepat di luar gedung terindah di kota, Boston City Hall Plaza," ia menambahkan.
Wu menjelaskan pula bahwa pihaknya telah merenovasi City Hall Plaza beberapa tahun lalu untuk persiapan ajang empat tahunan terbesar yang akan diikuti 48 negara itu.
"Ribuan penduduk dan pengunjung akan berkumpul untuk mendukung tim mereka di pusat kota. Ini adalah cara yang fantastis untuk memamerkan seluruh kota kami," kata Wu.
"Kami tentunya akan mengadakan acara nonton bareng di fan zone. Detail lebih lanjut akan segera dibagikan,” ujarnya.
Melalui rencana ambisius ini, Boston bersiap menjadi salah satu pusat perayaan Piala Dunia 2026, menghadirkan atmosfer internasional yang meriah sekaligus inklusif bagi seluruh suporter.
Editor: Kunta Bayu Waskita
