TVRINews, Jakarta
Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti HGI Jakarta Domino Tournament 2026 yang berlangsung di Jakarta International Velodrome, Sabtu, 27 Juni 2026. Turnamen yang berlangsung selama dua hari ini memperebutkan total hadiah Rp200 juta dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Jakarta.
Penyelenggaraan turnamen ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta. Besarnya jumlah peserta menjadikan ajang tersebut sebagai salah satu kompetisi olahraga pikiran terbesar yang pernah digelar di Jakarta.
Perwakilan Higgs Games Island (HGI), Ray, mengatakan penyelenggaraan turnamen tidak hanya berorientasi pada hadiah, tetapi juga menjadi upaya memperluas ruang bagi olahraga pikiran di Indonesia.
"Hari ini bukan hanya tentang siapa berhasil menjadi juara. Tapi juga bukti keseriusan kompetisi olahraga pikiran,” jelas Ray.
Menurutnya, antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan olahraga berbasis strategi semakin mendapat tempat di masyarakat.
"Melihat lebih dari seribu peserta memadati Jakarta International Velodrome hari ini adalah bukti olahraga pikiran bukan tren sesaat, melainkan sebuah gerakan yang nyata. Ini adalah momen yang kami rancang sejak pertama kali membangun ekosistem ini dan juga persembahan untuk HUT Jakarta ke-499,” paparnya.
Selain menggelar kompetisi, HGI juga menyampaikan komitmennya menjaga ekosistem permainan digital yang sehat. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sistem manajemen risiko, pemantauan akun secara berkala, penindakan terhadap aktivitas ilegal, serta mekanisme pelaporan pengguna.
Sementara, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), Andi Jamaro Dulung, menilai olahraga pikiran berbasis strategi semakin diterima masyarakat sebagai cabang olahraga yang kompetitif.
"Sejauh ini masyarakat juga semakin banyak yang menerima domino sebagai olahraga pikiran yang kompetitif. Terbukti dengan tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia di tiap kompetisi,” jelas Andi Jamaro Dulung.
Penyelenggara berharap turnamen ini dapat menjadi momentum untuk memperluas pengembangan olahraga pikiran di Indonesia sekaligus menghadirkan ruang kompetisi yang lebih profesional bagi para peserta dari berbagai daerah.










