
Foto: Ilustrasi TVRINews.com by FY
Penulis: Fityan
TVRINews-Los Angles
FIFA Tetapkan Harga Parkir Lebih Mahal dari Tiket Pertandingan
FIFA menuai kritik tajam setelah merilis daftar tarif parkir untuk pertandingan Piala Dunia 2026 di Los Angeles. Biaya operasional kendaraan tersebut dilaporkan melonjak hingga $300 (sekitar Rp4,7 juta), sebuah angka yang melampaui harga tiket pertandingan kategori terendah.
Lonjakan harga ini memicu kekhawatiran mengenai aksesibilitas bagi penggemar sepak bola di kota yang sangat bergantung pada kendaraan pribadi tersebut.
Berdasarkan data dari situs resmi parkir Piala Dunia FIFA, tarif dipatok berdasarkan skala permintaan, di mana laga krusial dikenakan biaya tertinggi.
Melampaui Harga Tiket
Fenomena ini menciptakan anomali pasar di mana biaya logistik penonton lebih mahal daripada menyaksikan laga itu sendiri.
Sebagai perbandingan, tiket Kategori 3 posisi tribun atas yang lebih terjangkau diperkirakan dijual di bawah harga $200. Namun, untuk memarkir kendaraan di area sekitar stadion, penonton harus merogoh kocek sebesar $250 hingga $300.
Beberapa lokasi parkir yang terdaftar mencakup fasilitas di dekat Intuit Dome. Meskipun membayar mahal, penonton masih harus berjalan kaki setidaknya 20 menit menuju Stadion SoFi, tergantung pada prosedur keamanan yang berlaku.
Menanggapi polemik ini, pihak penyelenggara memberikan pembelaan terkait struktur penetapan harga tersebut.
"Penetapan harga parkir didasarkan pada kondisi pasar lokal dan tolok ukur terhadap acara-acara besar serupa yang pernah diadakan di setiap kota tuan rumah," ujar seorang juru bicara FIFA dalam keterangannya kepada media.
Kritik Terhadap Transportasi Publik
Kenaikan harga yang drastis ini mengundang gelombang frustrasi dari para penggemar, terutama mengingat tarif parkir di lokasi yang sama biasanya hanya berkisar antara $60 hingga $100 untuk pertandingan NBA atau konser besar lainnya
.
Ketergantungan Los Angeles pada budaya otomotif dan keterbatasan sistem transportasi massal dianggap sebagai faktor yang menyudutkan penonton. Di platform diskusi publik, banyak warga mengeluhkan infrastruktur kota yang mempersulit mobilitas tanpa mobil.
"Area metropolitan ini sangat luas. Meski ada jalur kereta dan bus, jarang sekali titik awal dan tujuan Anda berada dalam satu jalur langsung tanpa harus berpindah moda transportasi beberapa kali," tulis salah satu pengguna Reddit dalam diskusi mengenai kebijakan tersebut.
Los Angeles dijadwalkan menjadi tuan rumah bagi delapan pertandingan Piala Dunia, termasuk dua laga tim nasional Amerika Serikat dan satu pertandingan perempat final. Dengan tingginya antusiasme, kebijakan tarif ini dikhawatirkan akan menjadi preseden buruk bagi pengalaman penonton di turnamen olahraga terbesar di dunia tersebut.
Editor: Redaktur TVRINews
