
Pelatih Timnas Meksiko, Javier Aguirre, harus waspada ancaman kartu merah di Piala Dunia 2026 nanti. (Grafis: Jovi Arnanda)
Penulis: Irfan Sudrajat
TVRINews - Meksiko City, Meksiko
Timnas Meksiko sudah mengoleksi 11 kartu merah dalam tiga periode kepelatihan Javier Aguirre.
Timnas Meksiko menjadi salah satu tuan rumah untuk Piala Dunia 2026 yang akan bergulir mulai 11 Juni 2026 nanti. Status sebagai tuan rumah memberikan keuntungan bagi El Tri karena akan mendapatkan dukungan penuh dari para fan.
Timnas Meksiko juga memiliki barisan pemain bintang seperti Raul Jimenez, Hirving Lozano, atau Santiago Gimenez. Sejarah sepak bola negeri ini di Piala Dunia juga kuat.
Kekuatan lainnya adalah pada sang pelatih, Javier Aguirre, yang sudah sangat berpengalaman baik di level klub maupun sebagai pelatih tim nasional.
Javier Aguirre memang bukan pelatih yang revolusioner. Metode kepelatihan pria yang biasa dipanggil dengan El Vasco ini pragmatis, tapi kekuatan kepelatihannya terletak pada karakter yang berani.
Bagi Javier Aguirre, ketangguhan tidak dapat ditawar. Setiap pemain yang berada di bawah asuhannya harus memiliki sikap tersebut. Javier Aguirre sering kali mengatakannya dalam konferensi pers.
Pelatih berusia 67 tahun ini meminta pemainnya untuk gigih dan menjadi petarung sejati di lapangan. Namun, instruksi tersebut bisa disalahartikan oleh pemainnya. Setidaknya, itulah yang terlihat dari jumlah kartu merah Timnas Meksiko bersama sang pelatih.
Sepanjang tiga periode tugasnya sebagai pelatih Timnas Meksiko, sudah ada 10 pemain El Tri yang dapat kartu merah (11 kartu merah), diusir dari lapangan.
Periode ini merupakan yang ketiga bagi Javier Aguirre menangani Meksiko sejak diangkat kembali pada 2024 lalu. Pada periode pertama, Javier Aguirre menjadi pelatih Timnas Meksiko di 2001 hingga 2002. Periode keduanya pada 2009-2010. Total sudah 82 pertandingan Timnas Meksiko bersama Javier Aguirre dalam tiga periode tersebut.
Pemain pertama Timnas Meksiko yang mendapatkan kartu merah dalam era kepelatihan Javier Aguirre adalah Jared Borgetti di laga Meksiko vs Peru pada Piala Amerika 2001. Ketika itu, Jared Borgetti mendapatkan kartu merah langsung dalam kekalahan El Tri, 0-1.
Setelah itu, sejumlah pemain Timnas Meksiko mendapatkan kartu merah, yaitu Manuel Vidrio, Juan Rodriguez, Gerardo Torrado, Jesus Arellano, Alberto Rodriguez, Rafael Marquez, Luis Noriega, dan Cesar Montes. Satu pemain lainnya, yaitu Alberto Garcia Aspe, dua kali mendapatkan kartu merah di era kepelatihan Javier Aguirre sebagai arsitek El Tri.
Laga final Piala Amerika 2001 menghadapi Kolombia salah satu contoh bagaimana para pemain Meksiko justru kehilangan kendali dirinya. Padahal, itu menjadi peluang Meksiko untuk meraih gelar bergengsi.
Dalam final tersebut, Meksiko, tertinggal 0-1 di menit ke-65. Situasi tersebut membuat pemain Meksiko justru melakukan sejumlah pelanggaran. Hasilnya, dua pemain mereka, Gerardo Torrado dan Juan Pablo Rodriguez, mendapatkan kartu merah.
Boleh jadi, deretan kartu merah itu ada kaitannya dengan cara kepelatihan Javier Aguirre. Jumlah kartu merah tersebut bisa menjadi pesan agar pemain Meksiko harus berhati-hati di Piala Dunia 2026 nanti.
Salah satu momen yang tidak terlupakan bagi fan Timnas Meksiko adalah kartu merah yang diterima Rafael Marquez di laga menghadapi Amerika Serikat dalam fase 16 besar Piala Dunia 2002.
Dalam pertandingan tersebut, Meksiko dalam kedudukan tertinggal. Namun, mereka tidak menyerah untuk mencoba menyamakan kedudukan. Akan tetapi, di menit ke-88, Timnas Meksiko justru kehilangan Rafael Marquez yang mendapatkan kartu merah.
Wasit pemimpin pertandingan memberikan kartu merah kepada Rafal Marquez karena sang pemain menjegal pemain Amerika Serikat, Cobi Jones. Bagi Rafael Marquez, itu menjadi momen pahit yang tidak dapat dilupakan.
"Yang paling menyakitkan adalah saat menghadapi Amerika Serikat di Piala Dunia pertama dalam karier saya. Kami berhasil lolos sebagai juara grup, dan kami kemudian menghadapi Amerika Serikat," kata Rafael Marquez yang juga mantan bintang Barcelona itu.
"Mengalami kekalahan dengan cara seperti itu sangat menyakitkan. Bagaimana Piala Dunia itu berakhir, dengan kartu merah, saya tidak dapat mengendalikan emosi saya. Saya harus membayar mahal karena tidak dapat mengendalikan emosi," dia menegaskan.
Kartu merah itu diberikan sebenarnya bukan hanya karena tekel kepada lawannya, melainkan reaksi Rafael Marquez yang menanduk kepala Cobi Jones setelah dirinya melakukan pelanggaran tersebut.
"Jika melihat kembali momen tersebut, itu meninggalkan luka yang sangat besar," kata Rafael Marquez lagi.
Pengalaman pahit tersebut tentu akan sangat berguna bagi Rafael Marquez. Apalagi, dia adalah figur yang berada di sebelah Javier Aguirre, mendampingi sang pelatih di Piala Dunia 2026 nanti.
Rafael Marguez memang merupakan asisten pelatih di Timnas Meksiko. Mantan bek Timnas Meksiko ini resmi mendapatkan tugas tersebut sejak Juli 2024 lalu.
Keduanya sudah saling mengenal. Rafael Marquez adalah pemain belakang dan kemudian kapten kepercayaan Javier Aguirre ketika masih aktif sebagai pemain Timnas Meksiko.
Pada tahun lalu, Javier Aguirre dan Rafael Marquez membawa Timnas Meksiko juara Piala Emas 2025. Di final pada 6 Juli 2025 lalu itu, Meksiko menang 2-1 atas Amerika Serikat asuhan Mauricio Pochettino.
Laga final itu sendiri memperlihatkan karakteristik tim Javier Aguirre yang tidak mudah menyerah. Tertinggal 0-1 di menit ke-4, Meksiko bangkit dan membalikkan kedudukan menjadi kemenangan 2-1.
Sebelumnya, Javier Aguirre dan Rafael Marquez juga membawa Timnas Meksiko juara Liga Negara Concacaf 2025 setelah mengalahkan Panama di final dengan skor 2-1 pada 23 Maret 2025. Duet ini kini memiliki kesempatan untuk mencatat sejarah, membawa Timnas Meksiko meraih gelar Piala Dunia 2026.
Kartu Merah Javier Aguirre
Sebagai pelatih, Javier Aguirre pun pernah mendapatkan kartu merah. Momen itu terjadi di ajang Piala Emas 2009 silam. Dalam laga fase grup menghadapi Panama, Javier Aguirre kehilangan kesabarannya saat dia seperti menendang pemain Panama, Ricardo Phillips.
Ketika itu, Ricardo Phillips yang mendapatkan pengawalan dari pemain Timnas Meksiko, menggiring bola hingga ke pinggir lapangan. Javier Aguirre yang berada di dekat keduanya, kemudian mengarahkan kakinya mengenai pemain lawan tersebut.
Aksinya di menit ke-76 itu kemudian membuat Javier Aguirre mendapatkan kartu merah. Momen itu juga sempat menimbulkan keributan di antara pemain dari kedua tim.
Kartu merah juga pernah diterima Javier Aguirre ketika masih aktif sebagai pemain. Javier Aguirre memperkuat Timnas Meksiko di Piala Dunia 1986 yang memang digelar di negeri kelahirannya.
Dalam laga perempat final menghadapi Jerman Barat, Javier Aguirre mendapatkan kartu merah di menit perpanjangan waktu, menit ke-100. Di laga tersebut, Meksiko kalah adu penalti dari Jerman Barat dan tersingkir dari Piala Dunia 1986.
Berikut Ini 11 Kartu Merah Pemain Timnas Meksiko dalam Kepelatihan Javier Aguirre:
1. Jared Borgetti, Peru 1-0 Meksiko, Piala Amerika 2001
2. Alberto García Aspe, Meksiko 2-1 Uruguai, Piala Amerika 2001
3. Manuel Vidrio, Meksiko 2-1 Uruguai, Piala Amerika 2001
4. Juan Rodríguez, Meksiko 0-1 Kolombia, Piala Amerika 2001
5. Gerardo Torrado, Meksiko 0-1 Kolombia, Piala Amerika 2001
6. Jesus Arellano, Kosta Rika 0-0 Meksiko, Kualifikasi Piala Dunia 2002
7. Alberto Rodriguez, Meksiko 3-0 Honduras, Kualifikasi Piala Dunia 2002
8. Alberto Garcia Aspe, Amerika Serikat 1-0 Meksiko, Uji coba 2002
9. Rafael Márquez, Meksiko 0-2 Amerika Serikat, Piala Dunia 2002
10. Luis Noriega, Meksiko 1-1 Panama, Piala Emas 2009
11. Cesar Montes, Meksiko 0-0 Jepang, Uji coba 2025
Editor: Irfan Sudrajat
