
Carlos Queiroz saat melatih IRAN (Sumber: ESPN)
Penulis: Feriansyah Farrelda Satria
TVRINews, Accra
Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) secara resmi menunjuk pelatih veteran asal Portugal, Carlos Queiroz, sebagai kepala pelatih baru tim nasional senior, The Black Stars.
Mantan asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United ini mengemban misi khusus untuk memimpin Ghana dalam kampanye Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Penunjukan berusia 73 tahun itu mengakhiri pencarian selama dua minggu setelah pemecatan Otto Addo pada akhir Maret lalu.
Kontrak Queiroz disusun sebagai kesepakatan jangka pendek yang akan dievaluasi kembali setelah turnamen berakhir.
Fleksibilitas dan Kekuatan Sayap

Carlos Queiroz saat melatih IRAN (Sumber: ESPN)
Queiroz dikenal sebagai pelatih yang sangat mengutamakan disiplin taktik dan organisasi pertahanan yang solid, seperti yang ia tunjukkan selama hampir delapan tahun menangani Iran.
- Formasi Andalan: dalam 10 Pertandingan Terakhirnya Queiroz sering menerapkan formasi 4-1-4-1 yang bersifat fluid dan dapat bertransformasi menjadi 4-2-3-1 tergantung situasi pertandingan.
- Gaya Bermain: Mengingat materi pemain Ghana saat ini, Queiroz kemungkinan besar akan memaksimalkan serangan dari sisi sayap. Strategi ini bertujuan untuk mengeksploitasi kecepatan dan kemampuan individu pemain sayap dalam situasi transisi cepat
- Uji Coba: Queiroz akan mulai mengevaluasi skuad dan mematangkan taktiknya dalam laga persahabatan mendatang melawan Meksiko dan Wales sebelum terjun ke babak grup Piala Dunia melawan Panama, Inggris, dan Kroasia.
Prakiraan Formasi
Berdasarkan skuad terkini yang berlaga di AFCON dan laga uji coba terakhir, Queiroz diprediksi akan menurunkan:
Kiper : Lawrenze Ati-Zigi
Pemain Bertahan : Alidu Seidu (Kanan), Mohammed Salisu, Alexander Djiku, Gideon Mensah (Kiri)
Gelandang Bertahan (Double Pivot): Thomas Partey, Salis Abdul Samed.
Gelandang Serang/Winger: Antoine Semenyo (Sayap Kanan), Mohammed Kudus (Gelandang Serang/Nomor 10), Jordan Ayew (Sayap Kiri)
Penyerang: Inaki Williams.
Pemilihan Mohammed Kudus (Tottenham Hotspur) dan Antoine Semenyo (Manchester City) diprediksi akan menjadi kunci dalam skema serangan sayap yang diinginkan Queiroz.
Kudus diharapkan menjadi motor kreativitas di lini tengah, sementara Semenyo dan Inaki Williams akan menjadi ancaman utama melalui kecepatan mereka.
Rekam Jejak Luar Biasa
Queiroz membawa pengalaman yang sangat luas dengan catatan telah memimpin tim nasional di lima edisi Piala Dunia yang berbeda. Selain Portugal dan Iran, ia juga pernah membawa Mesir hingga ke final AFCON 2021.

Carlos Queiroz saat melatih IRAN (Sumber: ESPN)
"Ini bukan sekadar pekerjaan biasa, ini adalah sebuah misi," tegas Queiroz dalam pernyataan resminya. Tugas berat menantinya untuk membangkitkan Black Stars setelah mereka dipastikan absen dari Piala Afrika 2025 mendatang.
Editor: Redaksi TVRINews
