
Penyerang AC Milan, Santiago Gimenez akan mentas di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Meksiko (Alberto Lingria / Xinhua)
Penulis: Riki Ilham Rafles
TVRINews - Amerika Serikat
Persahabatan antara Santiago Gimenez dan Christian Pulisic terjalin sejak bersama-sama main untuk AC Milan. Keduanya sering menghabiskan waktu bersama menonton pertandingan NFL. Ceritanya akan berbeda di Piala Dunia 2026.
Persahabatan antara Santiago Gimenez dan Christian Pulisic akan diuji saat keduanya mentas di Piala Dunia 2026. Gimenez bermain untuk Timnas Meksiko, sementara Christian Pulisic menjadi bagian dari Timnas Amerika Serikat.
Meksiko dan Amerika Serikat, yang bertindak sebagai tuan rumah pada turnamen ini, dijagokan bakal melaju ke babak gugur. Tidak tertutup kemungkinan kedua tim akan saling berhadapan.
“Jika kami bertanding untuk negara masing-masing, kami adalah musuh, kami adalah rival. Tapi, di ruang ganti dia adalah salah satu teman baik saya. Kami selalu bersama, dan saya berharap, dia tidak bermain ketika melawan Meksiko. Tapi jika dia bermain, tentu saja saya harus mematikannya,” kata Santiago Gimenez dikutip dari Goal.

Santiago Gimenez, penyerang berusia 24 tahun, mengakui bahwa Christian Pulisic adalah sahabat yang luar biasa. Dia kerap memberi semangat kepada Gimenez yang sedang dalam proses pemulihan cedera.
“Dia adalah sahabat yang baik ketika saya berada di momen yang sulit. Kami banyak melakukan berbagai hal bersama. Kami sama-sama menyukai NFL. Saya akan pergi ke rumahnya untuk barbecue dan menonton NFL. Dia adalah rekan setim yang baik, teman yang baik. Tapi, pada akhirnya, jika dia mengenakan jersey Amerika Serikat, dia adalah rival,” tutur Santiago Gimenez.
Piala Dunia 2026 menjadi momen sangat berharga bagi Santiago Gimenez. Ini menjadi penebusan baginya setelah empat tahun sebelumnya tidak masuk dalam skuad tim berjuluk El Tri.
Bermain untuk Meksiko di negara sendiri, Santiago Gimenez akan menerima dukungan masif. Ini menjadi tambahan motivasi tersendiri baginya guna memberikan penampilan terbaik di atas lapangan.
“Bermain di Piala Dunia, di negara Anda sendiri itu luar biasa. Kami memiliki peluang untuk melaju sejauh mungkin. Keluarga kami akan ada di sana. Para penggemar di stadion sendiri, di negara sendiri. Kami harus lebih kuat, dan pastinya kami akan lebih kuat,” ujarnya.
Meksiko dan Amerika Serikat adalah rival di zona Concacaf. Keduanya kerap bertemu di berbagai kejuaraan, seperti Piala Emas. Sampai saat ini Meksiko jadi pengoleksi gelar terbanyak dengan 10 kali, sementara Amerika Serikat ada di bawahnya dengan tujuh gelar juara.
Editor: Riki Ilham Rafles
