
Foto: Kiper Timnas Jerman Oliver Kahn di Piala Dunia 2002 (Dok. FIFA)
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Oliver Kahn menorehkan sejarah yang hingga kini belum terulang. Ia menjadi satu-satunya penjaga gawang yang pernah meraih Golden Ball Piala Dunia, penghargaan untuk pemain terbaik turnamen, pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang.
Turnamen itu juga menegaskan hubungan istimewa antara Kahn dan Jepang. Mantan kiper utama timnas Jerman tersebut begitu dihormati publik Negeri Sakura.
Popularitasnya melampaui lapangan hijau, mulai dari kemunculan dalam komik legendaris Captain Tsubasa hingga membintangi berbagai iklan televisi di Jepang.
Kedekatan tersebut berpuncak saat Kahn meraih Golden Ball pada Piala Dunia 2002. Meski Jerman kalah dari Brasil di partai final, kontribusi Kahn sepanjang turnamen dinilai krusial. Tanpa performa gemilangnya di laga-laga sebelumnya, Jerman diyakini sulit mencapai final di Yokohama.
Sejak fase grup, Kahn tampil luar biasa. Bermain di Sapporo, Ibaraki, dan Shizuoka, ia melakukan penyelamatan dari berbagai sudut dan dengan hampir seluruh anggota tubuhnya.
Jerman hanya kebobolan satu gol hingga final, yakni dari Robbie Keane pada masa tambahan waktu saat menghadapi Republik Irlandia.
Pada babak gugur, Kahn kembali menjadi sosok penentu. Ia mengawali serangan yang berujung gol kemenangan atas Paraguay di babak 16 besar, lalu menggagalkan sejumlah peluang emas Amerika Serikat melalui Landon Donovan di perempat final.
Di semifinal, Kahn kembali tampil kokoh saat menghadapi Korea Selatan dan meredam ancaman Lee Chun-soo.
Final melawan Brasil menjadi ujian terberat. Selama satu jam pertama, Kahn mampu menahan gempuran trio Ronaldinho, Rivaldo, dan Ronaldo. Namun cedera jari yang dialaminya usai menepis sundulan Gilberto Silva memengaruhi performa.
Sebuah tembakan keras Rivaldo gagal ditangkap sempurna dan dimanfaatkan Ronaldo untuk mencetak gol pembuka Brasil. Gol kedua Brasil juga melibatkan Rivaldo dan Ronaldo, memastikan Jerman kembali finis sebagai runner-up Piala Dunia.
Meski demikian, pencapaian Kahn tetap dikenang sebagai salah satu penampilan individu terbaik dalam sejarah turnamen.
Dalam lebih dari 600 menit pertandingan, ia hanya kebobolan satu gol sebelum final. Sebuah catatan luar biasa bagi seorang penjaga gawang.
Oliver Kahn, yang genap berusia 33 tahun saat Jerman menyingkirkan Paraguay, menutup turnamen itu dengan status legenda.
Golden Ball Piala Dunia 2002 menjadi simbol puncak kariernya, sekaligus mengukuhkan namanya di hati publik Jepang dan dalam sejarah sepak bola dunia.
Editor: Redaktur TVRINews
