
Curacao menuju Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya (Foto: FIFA)
Penulis: Fityan
TVRINews-Willemstad
Negara pulau terkecil di Karibia ini mencetak sejarah baru setelah memastikan tempat di putaran final di bawah asuhan pelatih veteran Dick Advocaat.
Dunia sepak bola internasional menyambut kontestan baru yang fenomenal. Curacao, sebuah negara kepulauan dengan populasi hanya sekitar 150.000 jiwa, resmi tercatat sebagai negara terkecil dalam sejarah yang berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia FIFA.
Kepastian ini didapat setelah tim berjuluk The Blue Wave tersebut menahan imbang Jamaika tanpa gol di Kingston pada laga penutup kualifikasi zona Concacaf.
Hasil ini menempatkan Curacao di puncak Grup B, sekaligus mengakhiri penantian panjang sejak mereka pertama kali berkompetisi di bawah bendera Federasi Sepak Bola Curacao pasca-pembubaran Antillen Belanda.
Blue Wave sebutan Curacao pada Piala Dunia 2026 akan dipandu oleh pelatih Belanda, Dick Advocaat (Foto: FIFA)
Sentuhan Emas Dick Advocaat
Keberhasilan bersejarah ini tidak lepas dari tangan dingin pelatih kawakan asal Belanda, Dick Advocaat.
Di usianya yang menginjak 78 tahun, Advocaat dijadwalkan akan memecahkan rekor sebagai pelatih tertua yang pernah memimpin tim di Piala Dunia, melampaui catatan Otto Rehhagel pada edisi 2010.
Sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada awal 2024, Advocaat mentransformasi Curacao menjadi kekuatan ofensif yang menakutkan.
Selama fase kualifikasi, tim asuhannya mencetak total 28 gol hanya dalam sepuluh pertandingan. Pertahanan mereka pun terbukti solid dengan hanya kebobolan tiga gol dalam enam laga krusial di putaran final kualifikasi.
"Lolos ke Piala Dunia adalah pencapaian seismik bagi bangsa ini. Kami datang dengan rencana yang jelas dan para pemain menunjukkan dedikasi luar biasa untuk mencapainya," ujar seorang sumber internal tim merujuk pada performa impresif lini belakang yang dipimpin kiper veteran Eloy Room.
Curacao-mengamankan kualifikasi bersejarah mereka pada November 2025 (Foto: FIFA)
Perjalanan Menuju Panggung Dunia
Dominasi Curacao mulai terlihat sejak putaran kedua kualifikasi. Kemenangan telak atas Barbados dan Saint Lucia menjadi sinyal awal kekuatan mereka.
Meski sempat menghadapi tantangan berat saat melawan Bermuda, kemenangan krusial 2-0 atas Jamaika di kandang menjadi titik balik yang memperkuat keyakinan tim.
Lini tengah yang dinamis, didukung oleh talenta muda seperti Tahith Chong dan Livano Comenencia, menjadi motor serangan utama yang memberikan dimensi baru pada permainan The Blue Wave.
Jadwal Pertandingan di Amerika Utara
Berdasarkan hasil undian, Curacao akan menghadapi ujian berat di fase grup Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Berikut adalah jadwal pertandingan mereka:
• 14 Juni: Jerman vs Curacao (Houston Stadium)
• 20 Juni: Ekuador vs Curacao (Kansas City Stadium)
• 25 Juni: Curacao vs Pantai Gading (Philadelphia Stadium)
Debut Curacao ini diprediksi akan menarik perhatian global, bukan hanya karena status mereka sebagai tim debutan, tetapi juga sebagai simbol kebangkitan sepak bola di wilayah Karibia.
Editor: Redaktur TVRINews
