Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Tokyo
Tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting secara mengejutkan tersingkir pada babak pertama turnamen bulutangkis Japan Open 2023. Langkah Ginting terganjal oleh wakil tuan rumah.
Berlaga di Yoyogi National Gymnasium, Tokyo, Jepang, Rabu, 26 Juli 2023, Anthony Sinisuka Ginting dipaksa menyerah oleh Kanta Tsuneyama dalam pertarungan dua gim dengan skor akhir 13-21, 18-21.
Menyikapi hasil ini, Ginting mengaku tampil kurang maksimal dan kurang puas juga dengan hasilnya. Ia mengaku lawannya pada hari ini bermain baik, dari gim pertama dia terus menekan.
Baca juga: KPU RI Lantik Anggota KPU di 25 Kabupaten/Kota se-Indonesia
Pada gim kedua, Ginting mencoba mengubah pola permainan dan menguasai pertandingan. Awalnya, sempat berhasil, akan tetapi di poin-poin krusial, Tsuneyama mengubah permainan dan berhasil.
"Feel lawan mungkin juga berbeda, karena main sebagai tuan rumah pastinya menambah motivasi. Selebihnya karena kami sudah beberapa kali bertemu jadi sudah tahu kelemahan dan kelebihan masing-masing. Hanya beberapa hal tadi di lapangan saya tidak bisa mengatasinya, sementara lawan sukses mengatasinya," kata Ginting dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Rabu, 26 Juli 2023.
Hasil ini tentu menjadi pelajaran tersendiri bagi juara Asia 2023 tersebut. Mengingat, sejumlah turnamen kedepan, masih dalam perhitungan 'Race to Olympic' yang berlangsung di Paris, Prancis tahun depan.
"Pastinya saya mau dapat hasil maksimal di setiap turnamen tapi namanya pertandingan pasti ada menang atau kalah. Ini menjadi pelajaran dan evaluasi buat saya," ujar Ginting.
Selain Ginting, dua wakil Indonesia lainnya juga mengalami nasib yang serupa. Ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yotje Yacob Rambitan juga harus angkat koper lebih awal.
Leo/Daniel dipaksa menyerah oleh wakil India yang sedang naik daun performanya, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 16-21, 21-11, 13-21.
Sementara, Pram/Yere gagal melewati hadangan pasangan Cina, Liang Weikeng/Wang Chang 21-16, 7-21, 16-21.
Baca juga: Stadion GBT Ramah Anak , Inovasi Ubah Stigma Horor Pasca Kanjuruhan
Editor: Redaktur TVRINews
