
Jelang Piala Dunia U-17, FIFA akan Inspeksi 8 Stadion pada 28 Juli
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) berencana untuk melakukan inspeksi stadion untuk Piala Dunia U-17 pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2023 mendatang.
Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir gerak cepat untuk mengirimkan surat kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar menindaklanjuti delapan stadion yang akan diinspeksi.
"Adapun kunjungan FIFA nanti akan mengecek mengenai kesiapan venue, kualitas lapangan, kesiapan tim servis, dan juga untuk khususnya renovasi daripada tentu lapangan baru yang kita usulkan seperti JIS, di sini juga jangan jadi polemnik lagi, karena kita mau sukseskan (Piala Dunia) U-17," kata Erick dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Selasa, 25 Juli 2023.
Berdasarkan surat FIFA yang ditujukan ke PSSI per tanggal 20 Juli 2023 lalu, Erick menyebutkan, terdapat sejumlah perbaikan yang harus dilakukan untuk menghindari major risk saat pelaksanaan Piala Dunia U-17 berlangsung.
"Di sini jelas (surat) FIFA bilang bahwa salah satunya ini harus diperbaikin kalau tidak akan jadi major risk saat pelaksanaan (soal rumput), jadi ini bukan politisasi soal runput, dan nanti ada catatan-catatan lain yang bisa jadi referensi," ujar Erick.
Meski belum melakukan inspeksi, FIFA tentu memiliki catatan serta pantauan terkait stadion yang tersedia di Indonesia. Sehingga, terdapat perbaikan yang harus dilakukan untuk menjalani sebuah turnamen, sebesar Piala Dunia U-17.
Terkait masalah politisasi, Erick bersama Wakil Ketua Umum Ratu Tisha bersama jajaran pengurus PSSI tidak ada yang melobi FIFA atas salah satu stadion yang menjadi perdebatan masyarakat Tanah Air.
"Kalau ditanya apa karena bu Tisha dan pa Erick lobi FIFA? Tidak, standar mkereka tinggi loh, dan FIFA ini sudah punya sistem matang dan punya membership yang jauh lebih banyak dari anggota PBB dengan mekanisemnya yang ada," ucap Erick
Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini menegaskan bahwa FIFA tidak hanya satu kali datang untuk inspeksi stadion menuju Piala Dunia U-17.
Setelah diberikan catatan dan waktu untuk merenovasi, FIFA, lanjut Erick, akan datang lagi ke Indonesia sekitar delapan sampai 10 pekan kedepan untuk inspeksi lanjutan.
Menariknya, sebelum inspeksi dilakukan, PSSI sudah menetapkan Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah sebagai tempat berlangsungnya babak semifinal dan final Piala Dunia U-17 mendatang.
Hal tersebut pun dibantah oleh Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI. Ia menegaskan bukan dirinya yang mempunyai kapasitas untuk menentukan venue untuk partai puncak Piala Dunia U-17 melainkan FIFA sendiri.
"Sesuai pembicaraan dengan FIFA, salah satunya U-20, semifinal dan final di Manahan, jadi ngga usah diganti lagi, jadi bulkan saya yang menentukan, mereka yang menentukan," tutur Erick.
Editor: Redaktur TVRINews
