
Ilustrasi Erling Haaland dan Isabel Haugseng Johansen. (TVRI/Grafis Jovi Arnanda)
Penulis: Muhammad Ridwan
TVRINews - Manchester, Inggris
Dari akademi kecil di Norwegia hingga rumah mewah di Inggris, kisah cinta Haaland dan Isabel berjalan beriringan dengan lonjakan karier sang striker.
Puncak karier dan rentetan gol bersama Manchester City, Erling Haaland menyimpan kisah cinta yang berawal jauh sebelum menjadi bintang dunia. Hubungannya dengan Isabel Haugseng Johansen bukan cerita pertemuan instan di puncak popularitas, melainkan perjalanan panjang sejak masa kanak-kanak di Norwegia.
Keduanya pertama kali bertemu di akademi Bryne FK. Haaland bergabung sejak usia lima tahun dan tumbuh di lingkungan yang sama dengan Isabel. Dari sekadar teman kecil di klub lokal, hubungan itu perlahan berkembang seiring waktu dan kedewasaan.
Ketika Haaland merantau, mulai dari Molde, RB Salzburg, hingga akhirnya ke Borussia Dortmund, komunikasi mereka tetap terjaga. Justru di Dortmund hubungan itu diyakini semakin serius. Isabel beberapa kali terbang ke Jerman dan kemudian ke Inggris untuk menemuinya.
Haaland punya segalanya dan banyak wanita yang ingin menjadi pasangannya. Tapi ia pria yang sangat bijak serta masuk akal jika memilih gadis dari kampung halamannya yang sudah dikenalnya selama bertahun-tahun.
Butuh orang-orang yang bisa Haaland percaya dalam hidupnya dan fokus pada sepak bola. Ia perlu sosok yang terus mendukungnya saat senang maupun sedih.
“Dia yang pertama kali mengirim pesan kepada saya. Dia yang mendekati saya lebih dulu,” kata Haaland dalam wawancara dengan NRK.
Kisah mereka tidak dipenuhi sorotan glamor. Haaland bahkan menggambarkan kebersamaan dengan Isabel lewat aktivitas sederhana.
“Saya yang memasak makan malam. Ini mungkin sedikit memalukan baginya kalau saya bilang, tapi dia suka video gim. Kami bermain Minecraft bersama, membangun rumah dan sebagainya. Atau kami pulang ke Bryne dan memesan kebab,” ujarnya sambil tertawa.
Potret hubungan mereka juga muncul dalam film dokumenter Day in the Life of a Pro Footballer yang dirilis Haaland pada 2025. Dalam film tersebut, mereka mengenang masa kecil di Bryne dan awal kedekatan yang bermula dari pertemanan biasa.
Hubungan itu kini memasuki fase baru setelah kelahiran anak pertama mereka pada Desember 2024. Meski kariernya berada di level tertinggi sepak bola Eropa, Haaland mengakui tidak mudah menyeimbangkan keluarga dan tuntutan profesional.
“Saya rasa Pep Guardiola akan kesal jika saya meminta izin absen pertandingan demi ulang tahun anak saya. Setelah karier saya selesai, saya akan hadir di setiap pesta dan kelulusannya. Tapi untuk sekarang, saya harus berkorban demi tim,” ujarnya.
Isabel sendiri menegaskan bahwa fondasi hubungan mereka adalah komunikasi dan kesederhanaan. Menurutnya, Haaland adalah orang selalu berkomunikasi dengan baik
“Kami selalu menjaga komunikasi. Tidak peduli di mana kami berada, kami selalu meluangkan waktu satu sama lain,” ucap Isabel.
“Saya paling bahagia saat bersama orang-orang yang saya cintai, melakukan hal-hal yang saya nikmati. Itu yang membuat saya tetap membumi.
Meski Haaland selalu berada di bawah sorotan, pasangan ini jarang terlihat bersama di depan publik. Mereka sempat berlibur ke vila Haaland di Marbella saat Piala Dunia 2022 berlangsung, ketika Norwegia gagal lolos ke turnamen di Qatar.
Kini Isabel bisa menemani Haaland ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Norwegia lolos ke ajang tersebut dan menempati Grup I bersama Prancis, Senegal, dan pemenang jalur 2 antarkonfederasi.
Dari akademi kecil di Norwegia hingga rumah mewah di Inggris, kisah cinta Haaland dan Isabel berjalan beriringan dengan lonjakan karier sang striker. Bagi Haaland, di balik sorotan stadion dan gemuruh tribune, ada cerita sederhana tentang dua orang yang tumbuh bersama.
Editor: Muhammad Ridwan
