
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menggelar silaturahmi bersama media di Jakarta pada Selasa, 24 Februari 2026 malam.
Dalam kesempatan itu, ia memaparkan sejumlah program strategis Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk tahun 2026.
Erick menyampaikan program yang disiapkan mencakup bidang kepemudaan, peningkatan prestasi olahraga, pemasyarakatan olahraga, pembinaan atlet usia dini, hingga rencana dana pensiun atlet dan Training of Trainers (ToT) untuk atlet disabilitas.
Di sektor kepemudaan, Kemenpora akan meluncurkan program baru bertajuk Youth Camp. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan seluruh kegiatan kepemudaan yang ada di Kemenpora dan disinergikan dengan pemerintah daerah.
Selain itu, akan digelar Indonesia Youth Summits bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kemenpora juga menyiapkan lomba debat dan pidato sebagai ruang bagi generasi muda menyampaikan gagasan dan pandangan untuk bangsa.
“Untuk program kepemudaan, kita ingin fokus menjalankan program yang sesuai dengan kondisi anak muda. Seperti Youth Camp, Indonesia Youth Summits hingga lomba debat dan pidato,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Rabu, 25 Februari 2026.
Pada sektor olahraga, Erick menegaskan peningkatan prestasi tetap menjadi prioritas utama, terutama untuk ajang Olimpiade, Asian Games, dan SEA Games. Di sisi lain, Kemenpora tengah merumuskan skema dana pensiun atlet agar penyalurannya tepat sasaran dan berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian untuk memperkuat ekosistem olahraga nasional. Kerja sama telah dijalin dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pariwisata, Kementerian UMKM, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Menurut Erick, sinergi dengan Kemendagri dan Kementerian UMKM telah dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang akan menindaklanjuti pengelolaan aset olahraga di daerah melalui pembentukan satuan tugas.
Sementara dengan Kementerian Pariwisata, Kemenpora mendapatkan sembilan tugas terkait pengembangan sport tourism.
Adapun dengan Kemendikdasmen, Kemenpora menyepakati implementasi 21 cabang olahraga dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk jenjang SD hingga SMA. Khusus tingkat SMA, siswa akan diberi pilihan menjalankan cabang olahraga “mother of sport”, yakni renang, atletik, dan senam, yang disesuaikan dengan kondisi sekolah masing-masing.
Dari seluruh program yang dipaparkan, Erick berharap dukungan dan sinergi media agar agenda kepemudaan dan olahraga nasional dapat berjalan optimal.
“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah hadir dalam silaturahmi ini,” kata Erick.
Editor: Redaktur TVRINews
