
Foto: TVRInews/Rifiana Seldha
Penulis: Rifiana Seldha
TVRINews, Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan keikutsertaan Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand menjadi momentum penting bagi pemerintah untuk mengevaluasi kualitas pembinaan olahraga nasional.
“SEA Games 2025 di Thailand yang akan dilaksanakan tahun ini menjadi dasar kami di Kemenpora sebagai bahan evaluasi,” ujar Erick kepada wartawan termasuk tvrinews.com dalam konferensi pers persiapan SEA Games di Senayan, Jakarta, Jumat, 21 November 2025.
Ia menjelaskan ajang dua tahunan tersebut akan menjadi pijakan dalam penyusunan roadmap menuju Olimpiade 2028, sekaligus sasaran antara untuk Asian Games dan SEA Games berikutnya.
“Kita akan mendorong roadmap untuk menuju Olimpiade 2028. Artinya evaluasi yang dilakukan untuk SEA Games tahun ini akan jadi sasaran antara Asian Games dan SEA Games ke depan,” kata Erick.
Erick menekankan pentingnya keseriusan seluruh cabang olahraga. Ia meminta semua pihak bekerja maksimal karena SEA Games bukan sekadar agenda rutin
“Saya berharap kita benar-benar serius dalam memperjuangkan martabat bangsa. Saya meminta seluruh cabor yang berpartisipasi memberikan kontribusi medali,” ucap Erick.
Ia juga menegaskan bahwa tidak boleh ada atlet atau pelatih titipan. Menurutnya, seluruh anggota kontingen harus dipilih berdasarkan kualitas dan kebutuhan ti
Sebelumnya, Kemenpora mencatat adanya perbedaan proyeksi perolehan medali antara federasi olahraga dan hasil evaluasi internal.
Meski beberapa cabang menargetkan lebih dari 120 emas, pemerintah menyimpulkan estimasi realistis berada di kisaran 80 emas, yang menempatkan Indonesia pada target peringkat ketiga.
Indonesia akan ambil bagian di 48 dari 51 cabang olahraga dan mengirimkan 996 atlet, terdiri dari kombinasi atlet muda dan senior.
SEA Games kali ini diharapkan menjadi titik tolak dalam membangun prestasi Indonesia di ajang multi event internasional.
Dengan disiplin, evaluasi ketat, dan dukungan anggaran yang tepat sasaran, pemerintah menilai olahraga Indonesia bisa bergerak lebih kompetitif menuju panggung Olimpiade.
Editor: Redaksi TVRINews
