
Foto: Timnas Spanyol Juara EURO 2024 (Dok. FIFA)
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Timnas Spanyol membawa status mentereng menuju Piala Dunia 2026. La Roja datang sebagai juara UEFA EURO 2024 setelah menaklukkan Inggris 2-1 di final dan meraih gelar Eropa keempat sepanjang sejarah.
Namun, sejarah Piala Dunia menunjukkan bahwa menyandang status juara Eropa justru sering menjadi beban.
Melihat kejayaan di level kontinental ke panggung global bukan perkara mudah. Dari sekian banyak juara Eropa, hanya dua negara yang berhasil langsung menjadi juara dunia pada edisi Piala Dunia berikutnya, yakni Jerman Barat pada 1974 dan Spanyol pada 2010.
Keberhasilan Spanyol pada 2010 bahkan menjadi bagian dari era emas mereka, setelah menjuarai EURO 2008 dan kembali meraih gelar Eropa pada 2012. Di luar dua contoh itu, mayoritas juara Eropa justru gagal bersinar di Piala Dunia berikutnya.
Prancis tersingkir di fase grup Piala Dunia 2002 usai menjuarai EURO 2000. Spanyol mengalami nasib serupa di Brasil 2014 setelah tampil dominan di EURO 2012. Italia bahkan gagal lolos ke Piala Dunia 2022 meski datang sebagai juara EURO 2020.
Sejarah panjang ini memperlihatkan betapa beratnya tuntutan performa di dua turnamen besar yang berdekatan. Tekanan mental, perubahan generasi, hingga adaptasi taktik sering kali menjadi faktor penghambat.
Dalam catatan FIFA, Uni Soviet (1960) hanya mampu mencapai perempat final Piala Dunia 1962. Belanda (1988) tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 1990. Portugal (2016) juga terhenti di fase yang sama pada Piala Dunia 2018. Bahkan ada pula juara Eropa yang gagal lolos ke Piala Dunia, seperti Ceko (1976), Denmark (1992), Yunani (2004), dan Italia (2020).
Spanyol di bawah Luis de la Fuente kini berharap bisa menantang kutukan tersebut. Keberhasilan mereka di EURO 2024 ditopang generasi muda bertalenta seperti Lamine Yamal dan Nico Williams, yang menghadirkan kembali daya gedor yang sempat memudar dalam beberapa tahun terakhir.
La Roja akan berusaha mengikuti jejak tim 2010 yang menjuarai Piala Dunia di Afrika Selatan. Namun, jika melihat sejarah, mempertahankan dominasi dari Eropa ke panggung dunia tetap menjadi tantangan besar yang tidak mudah ditaklukkan.
Piala Dunia 2026 di Amerika Utara akan menjadi panggung pembuktian, apakah Spanyol mampu kembali menorehkan sejarah atau justru menjadi korban terbaru dari kerasnya tradisi juara Eropa di Piala Dunia.
Editor: Redaksi TVRINews
