TVRINews, Bogor
Pelita Jaya Basketball Jakarta menunjuk Johannis Winar sebagai pelatih kepala untuk menghadapi IBL All Indonesian 2026. Coach Ahang, sapaan akrabnya, kembali menempati posisi tersebut setelah sebelumnya bertugas sebagai asisten pelatih di bawah David Singleton.
Johannis Winar bukan sosok asing bagi Pelita Jaya. Ia memiliki rekam jejak panjang bersama klub tersebut dan turut berperan dalam keberhasilan Pelita Jaya meraih gelar juara Indonesian Basketball League (IBL) 2024.
Saat itu, Coach Ahang mengambil alih posisi pelatih kepala dari Rob Beveridge di tengah perjalanan kompetisi. Pergantian tersebut berujung pada keberhasilan Pelita Jaya menjuarai IBL 2024.
Pada musim 2025, Coach Ahang sempat melanjutkan tugas sebagai pelatih kepala sebelum posisinya diambil alih Justin Tatum pada April 2025.
Justin, ayah kandung bintang Boston Celtics, Jayson Tatum, kemudian membawa Pelita Jaya melaju hingga partai final. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Dewa United Banten.
Memasuki IBL 2026, Coach Ahang kembali menjalankan peran sebagai asisten pelatih, kali ini mendampingi David Singleton.
Pelita Jaya kembali mencapai final, tetapi harus mengakhiri musim sebagai runner-up setelah kalah dari Bogor Hornbills. Setelah musim tersebut, kontrak David Singleton tidak diperpanjang.
Penunjukan Coach Ahang untuk memimpin Pelita Jaya di IBL All Indonesian 2026 sekaligus menandai kembalinya ia ke posisi pelatih kepala. Pengalaman menangani tim dalam situasi kompetitif menjadi bagian dari perjalanan panjangnya bersama klub asal Jakarta tersebut.
Coach Ahang telah bergabung dengan Pelita Jaya sejak 2013. Dalam perjalanannya, ia beberapa kali menjalankan peran berbeda di jajaran kepelatihan, baik sebagai pelatih kepala maupun asisten. Ia juga sempat terlibat dalam kepelatihan tim nasional sebelum kembali menangani Pelita Jaya.
Sementara, kiprah Pelita Jaya pada IBL All Indonesian tahun lalu menyisakan catatan tersendiri. Mereka menyapu bersih lima pertandingan di babak penyisihan dan memimpin klasemen Grup B. Namun, langkah Pelita Jaya terhenti di semifinal setelah kalah dari Dewa United.
Kini, dengan Coach Ahang kembali memegang kendali sebagai pelatih kepala, Pelita Jaya bersiap menghadapi IBL All Indonesian 2026.










