
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Horsens
Tim Thomas Indonesia membuka Piala Thomas 2026 dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Aljazair pada laga perdana Grup D di Forum Horsens, Denmark, Sabtu, 25 April 2026 waktu Tanah Air.
Jonatan Christie yang untuk pertama kalinya turun sebagai tunggal pertama mengaku merasakan tanggung jawab besar, namun tetap berusaha tampil maksimal demi tim.
“Ini pengalaman pertama juga main Thomas Cup sebagai tunggal pertama. Memang ada tanggung jawab, tapi saya coba semaksimal mungkin menampilkan yang terbaik. Yang penting aura positif, fighting spirit, dan semangat bisa menular ke teman-teman,” ujar Jonatan dalam keterangan tertulis yang diterima oleh tvrinews.com, Sabtu, 25 April 2026.
Ia menjelaskan faktor adaptasi terhadap kondisi lapangan dan kecepatan shuttlecock menjadi tantangan tersendiri dalam pertandingan tersebut.
“Hari ini coba adaptasi sama situasi lapangan dan bola karena speed-nya lumayan berbeda. Dari training camp, jajal lapangan, sampai pertandingan hari ini, bolanya terasa lebih cepat. Jadi harus cari pola permainan yang tepat,” ucap Jonatan.
Menurut Jonatan, dengan karakter shuttlecock yang cepat, pemain dituntut untuk lebih agresif dan mengambil inisiatif serangan sejak awal.
“Karena bolanya cepat, harus lebih inisiatif dari permainan depan. Kita yang harus pegang kendali supaya lawan terus dalam posisi tertekan,” tutur Jonatan.
Dalam laga melawan Aljazair, Indonesia meraih kemenangan melalui Jonatan, Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Selanjutnya, Indonesia dijadwalkan menghadapi Tailan dalam lanjutan fase Grup D pada 26 April 2026.
Editor: Redaktur TVRINews
