
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel saat memberi instruksi dari tepi lapangan. (XinhuaLi Ying)
Penulis: Riki Ilham Rafles
TVRINews - Inggris
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, memikirkan cara agar para pemainnya tidak mengalami penurunan performa di Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat diprediksi bakal berjalan di tengah cuaca panas ekstrem. Situasi itu jadi perhatian tim-tim peserta, salah satunya Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel.
Tuchel harus memikirkan agar anak asuhnya tidak mengalami dampak negatif dari cuaca panas saat bertanding. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menempatkan pemain cadangan di ruang ganti.
"Jika ini membantu kami dalam pertandingan nanti, oke, kami menganggap itu sebagai kemungkinan," kata Thomas Tuchel, dikutip dari Goal.
Memindahkan pemain dari bangku cadangan ke ruang ganti sudah pernah dilakukan saat Piala Dunia Antarklub 2025 yang berlangsung di Amerika Serikat. Langkah itu diambil guna melindungi pemain dari kelelahan sebelum turun ke lapangan.
Tuchel menilai cara itu sebenarnya dapat mengurangi rasa kebersamaan di dalam tim. Para pemain cadangan memiliki peran penting untuk memberi semangat kepada rekan-rekannya yang sedang bertanding.
"Tidak ada yang menyukainya, karena saya ingin para pemain berada di tepi lapangan dan merasakan energinya, serta ikut memberi energi ke dalam lapangan," tutur Thomas Tuchel.
Tim berjuluk The Three Lions tergabung ke dalam Grup L Piala Dunia 2026 bersama Kroasia, Gana, dan Panama. Seluruh pertandingan fase grup digelar di Amerika Serikat.
Laporan dari Pitches in Peril menemukan 10 dari 16 lokasi pertandingan Piala Dunia 2026 berisiko tinggi mengalami kondisi tekanan panas ekstrem. Situasi itu dapat membuat para pemain sulit mengeluarkan performa terbaiknya.
Dengan target menjuarai Piala Dunia 2026, Tuchel wajib mempertimbangkan beberapa kemungkinan untuk menghindari anak asuhnya dari dampak negatif cuaca panas.
"Mudah-mudahan kita bisa menghindarinya. Akan selalu lebih baik jika bisa terus bersama-sama," ujar juru taktik asal Jerman itu.
Guna beradaptasi dengan cuaca di Amerika Serikat, Tuchel mengagendakan pertandingan uji coba. Kabarnya Selandia Baru sudah bersedia untuk menjadi lawan Inggris pada 6 Juni 2026.
Proyeksi Tuchel, empat hari setelah menghadapi Selandia Baru, anak asuhnya kembali beruji coba. Akan tetapi, karena waktunya hanya berselang sehari sebelum pembukaan Piala Dunia 2026, Federasi Sepak Bola Inggris (FA) kesulitan mencari lawan.
Belum lagi ada aturan FIFA yang mencegah tim peserta Piala Dunia menjalani pertandingan lima hari sebelum Piala Dunia dimulai.
Editor: Riki Ilham Rafles
