
Andakara Prastawa Ungkap Solusi Pelita Jaya Jalani Jadwal Ketat IBL dan BCL Asia
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Kapten Tim Pelita Jaya Jakarta Andakara Prastawa menekankan pentingnya rotasi pemain ketika sebuah tim harus bermain dalam dua turnamen secara bersamaan.
Saat ini, Pelita Jaya berpartisipasi dalam Liga Champions Basket (BCL) Asia 2024 dan Liga Basket indonesia (IBL) 2024. Sebelum melawan NS Matrix Deers (Malaysia) di Kualifikasi BCL Asia Grup A, Pelita Jaya harus bersua dengan Bima Perkasa Jogja di IBL.
"Kayak kemarin waktu game Jogja ada beberapa pemain muda yang bermain. Ya untungnya kita punya 17 pemain bisa main jadi itu urusan pelatih rotasinya gimana," kata Prastawa kepada wartawan termasuk tvrinews.com, Selasa, 23 April 2024.
Mengingat kedalaman skuad dari runner up IBL 2023 tersebut pada musim ini cukup merata, ia menilai keputusan dari siapa yang bakal bermain nanti tetap disesuaikan dengan kebutuhan Pelatih Pelita Jaya Johannis Winar.
"Siapa yang perlu dimainin di game ini, siapa yang yang harus diistirahatin itu urusan mereka (tim pelatih). Kita sebagai pemain kapan saja dibutuhin harus siap," ujar Prastawa.
Sementara itu, Pelita Jaya memantapkan langkahnya untuk berlaga di Liga Champions Basket (BCL) Asia 2024. Berlaga di Britama Arena, Mahaka Square, Jakarta, Selasa, 23 April 2024, Pelita Jaya sukses kalahkan wakil Malaysia, NS Matrix Deers dengan skor akhir 94-79.
Menurutnya, kemenangan ini sangat penting untuk melangkah kedepan. Dengan jadwal yang ketat, ia bersyukur tidak ada pemain yang cedera dalam pertandingan tersebut.
"Memang di sebuah turnamen game pertama sangat penting bisa ambil kemenangan ini dan sangat bersyukur tidak ada pemain yang cedera, semuanya main ok," ucap Prastawa.
Setelah ini, Pelita Jaya bakal bersua sesama wakil Indonesia, Prawira Harum Bandung (24 April). Kemudian, Pelita Jaya akan bertemu dengan Hong Kong Eastern (26 April).
Dalam menatap dua laga tersebut, Prastawa merasa masih ada yang perlu diperbaiki. Untuk jangka pendek, Pelita Jaya bakal fokus untuk recovery terlebih dahulu.
"Ada yang harus diperbaiki, kaya kita sudah leading banyak, tapi ngga bisa maintain itu jadi harus lebih konsisten lagi besok masih ada game jadi fokusnya ke recovery dulu," tutur Prastawa.
Editor: Redaktur TVRINews
