TVRINews – Madrid, Spanyol
Penyerang Brasil Diusir Usai Menjambak Saliba, Jose Mourinho Absen Konferensi Pers
Real Madrid meraih kemenangan tipis atas Villarreal 1-0 dalam lanjutan La Liga yang diwarnai kontroversi dan drama kartu merah sabtu 10 Oktober 2026 waktu setempat. Pemain pengganti, Vinicius Jr, diusir keluar lapangan akibat tindakan tidak sportif, sementara pelatih Jose Mourinho memilih mangkir dari sesi jumpa pers pascalaga.
Laga yang semula berjalan datar mendadak memanas pada babak kedua. Vinicius Jr, yang masuk pada menit ke-52 menggantikan bek asal Inggris Trent Alexander-Arnold, sejatinya sempat menyarangkan bola ke gawang lawan dan merayakannya bersama Mourinho di pinggir lapangan.
Namun, selebrasi tersebut memuai setelah wasit meninjau ulang proses terjadinya gol melalui monitor Video Assistant Referee (VAR) di tepi lapangan. Replay memperlihatkan Vinicius secara jelas menjambak rambut bek Villarreal, Nathan Saliba, sebelum melepaskan tembakan.
Atas tindakan keras (violent conduct) tersebut, wasit membatalkan gol dan langsung mengganjar pemain bernomor punggung 7 itu dengan kartu merah langsung pada menit ke-72.

Para pemain bereaksi saat wasit, Isidro Díaz de Mera Escuderos, Beri Kartu merah ke Vinícius Júnior (Foto: Denis Doyle/The Guardian)
Kekecewaan mendalam menyelimuti kubu Los Blancos. Sebagai bentuk protes terselubung, Mourinho secara mengejutkan tidak menghadiri konferensi pers wajib usai pertandingan.
Protes Bisu Mourinho dan Gol Perdana Diomande
Ketidakhadiran pelatih asal Portugal tersebut menjadi sorotan media di stadion. Jurnalis sepak bola Spanyol, Elizabeth Conway, memberikan analisisnya terkait situasi panas di ruang ganti Real Madrid.
"Sangat jarang Real Madrid tak mengirim perwakilannya untuk berbicara kepada media. Namun, yang luar biasa adalah langkah Mourinho yang untuk pertama kalinya sejak menjabat menolak hadir di jumpa pers. Kabar yang beredar menyebutkan ia khawatir ucapannya akan membuahkan sanksi larangan mendampingi tim dari otoritas liga," tulis Conway dalam ulasannya.
Conway menambahkan bahwa tensi emosi Mourinho sudah terlihat sepanjang laga. Mantan pelatih Chelsea itu sempat dijatuhi kartu kuning dan beberapa kali harus ditenangkan oleh stafnya agar situasi tidak memburuk.
Di luar kontroversi tersebut, Real Madrid mengamankan tiga poin lewat gol tunggal remaja 19 tahun, Yan Diomande. Pemain yang diboyong dari RB Leipzig senilai £120 juta pada Agustus lalu itu mencetak gol pertamanya untuk klub pada menit ke-62. Tembakan mendatarnya ke sudut jauh sempat dianulir karena offside, sebelum akhirnya disahkan oleh VAR.
Kemenangan ini sangat krusial bagi Madrid untuk memangkas jarak dari pemuncak klasemen, Barcelona, yang pada hari yang sama menang 3-0 atas Getafe. Hingga pekan kedelapan, skuad asuhan Mourinho masih tertahan di peringkat kedua dengan selisih enam poin dari Barcelona, menjelang duel El Clasico pada 25 Oktober mendatang.
Secara keseluruhan, kendati memetik kemenangan penuh, performa El Real dinilai belum mencerminkan kandidat kuat juara musim ini. Perpaduan antara kebuntuan lini serang seperti yang dialami Kylian Mbappe dan inkonsistensi disiplin menjadi pekerjaan rumah besar bagi Mourinho sebelum melakoni laga krusial kontra Barcelona.










