
Ketum PBTI Tutup Rakernas 2026, Tekankan Integritas dan Pembinaan Atlet
Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia, Richard Tampubolon, resmi menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Taekwondo Indonesia Tahun 2026 yang digelar di Artotel Gelora Senayan, Kamis, 16 April 2026 malam.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pengurus pusat, di antaranya Wakil Ketua Umum II Mayjen TNI Amrin Ibrahim, Wakil Ketua Umum IV Mayjen TNI (Mar) Supriyono, Sekretaris Jenderal Rafael Siagian, perwakilan Kukkiwon Grand Master Kwak Young Min, serta para ketua dan pengurus provinsi Taekwondo Indonesia dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Richard Tampubolon menyampaikan pesan motivasi kepada para insan taekwondo. Ia menekankan bahwa tantangan atau lawan justru menjadi peluang untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
“Musuh adalah hadiah bagimu, karena ia memberi kesempatan untuk melakukan hal terbaik,”kata Richard dalam keterangan yang diterima tvrinews, Jumat, 17 April 2026.
Ia juga mengingatkan pentingnya kekuatan mental dalam meraih kemenangan, serta menegaskan bahwa keberhasilan tim tidak ditentukan oleh satu individu, melainkan kerja sama seluruh anggota. Sebaliknya, kesalahan satu orang dapat berdampak pada keseluruhan tim.
Ketum PBTI berharap para pengurus di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota memiliki integritas dan kredibilitas, serta mampu menjalin sinergi dengan pemerintah daerah. Hal ini dinilai penting agar roda organisasi berjalan sesuai aturan dan mampu melahirkan atlet berprestasi.
“Perlu sinergi antara PBTI dan seluruh pengurus daerah untuk melakukan pembinaan atlet melalui seleksi yang terbuka, objektif, dan akuntabel, sehingga dapat mencetak atlet berstandar internasional,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah agenda penting yang akan diikuti PBTI sepanjang 2026. Di antaranya Kejuaraan Nasional Cadet dan Junior di Samarinda, Kalimantan Timur pada 23–26 April 2026, babak kualifikasi Asian Games di Mongolia pada Mei 2026, serta keikutsertaan dalam kejuaraan internasional level G2 di Fujairah, Uni Emirat Arab.
Selain itu, Indonesia juga akan menjadi tuan rumah 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships yang dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor GBK Jakarta pada 1–5 Agustus 2026 dan diperkirakan diikuti sekitar 20 negara. Puncaknya, atlet taekwondo Indonesia akan berlaga di Asian Games yang digelar di Aichi–Nagoya, Jepang, pada 1–3 Oktober 2026.
Usai penutupan Rakernas, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan dan pelantikan pengurus provinsi Taekwondo Indonesia dari Lampung, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, dan Bengkulu oleh Ketua Umum PBTI.
Melalui Rakernas ini, PBTI menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi serta meningkatkan kualitas pembinaan atlet demi meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Editor: Redaksi TVRINews
